Suara.com - Situasi new normal atau normal baru di tengah pandemi Covid-19 yang masih mewabah membuat masyarakat lebih merasa aman menggunakan transaksi nontunai saat belanja.
Ini terlihat dari dari sebuah studi yang dilakukan Visa Consumer Payment Attitude, di mana dibandingkan bulan lalu, kebiasaan berbelanja tatap muka baik di mal maupun supermarket telah berubah.
Sebanyak 62 persen masyarakat memilih untuk membayar dengan kartu kredit dan aplikasi mobile daripada uang tunai. Hal ini dilakukan karena adanya kekhawatiran penularan Covid-19 melalui uang tunai.
Namun, sejalan dengan tren nontunai tersebut, Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman mengatakan bahwa menjaga keamanan kartu kredit dengan menggunakan Personal Identification Number (PIN) adalah hal penting yang harus dilalukan.
"Karena itu, kampanye WAJIPIN yang dimulai pada Maret 2020, mulai dilakukan untuk mendorong pemegang kartu kredit agar segera mengaktifkan PIN kartu kredit sebelum tanggal 1 Juli 2020," jelasnya dalam siaran pers yang diterima Suara.com.
Ya, sesuai dengan mandat Bank Indonesia, mulai 1 Juli mendatang, pemegang kartu kredit di Indonesia harus menggunakan PIN enam digit saat melakukan pembayaran dengan kartu kredit, karena autentikasi melalui tanda tangan tidak akan lagi diterima.
Semua transaksi kartu kredit yang tidak menggunakan autentikasi PIN akan langsung ditolak oleh mesin Electronic Data Capture (EDC) di merchant. Kartu kredit berteknologi contactless masih dapat digunakan untuk berbelanja tanpa perlu autentikasi PIN apabila nominal transaksi di bawah satu juta rupiah.
Direktur Eksekutif Asosiasi Kartu Kredit Indonesia (AKKI) Steve Marta mengatakan, kampanye WAJIPIN bersama Visa juga dilakukan di semua bank. Sehingga dengan dukungan Visa dalam menyebarkan informasi penting ini, akan banyak industri yang bermigrasi ke autentikasi PIN sepenuhnya, dan pada gilirannya meningkatkan perlindungan konsumen saat bertransaksi menggunakan pembayaran digital.
Jadi, segera aktifkan PIN kartu kredit Anda sebelum tanggal 1 Juli untuk memastikan pembayaran lancar saat melakukan transaksi tatap muka, ya!
Baca Juga: Masih Banyak Pengguna Angkutan Umum, Pemprov Minta Transaksi Nontunai
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
6 Shio Paling Beruntung di 28 Februari 2026, Ada Ayam hingga Babi
-
3 Cara Memakai Blush On agar Terlihat Muda dan Wajah Lebih Segar
-
THR Karyawan Swasta Kapan Cair? Begini Mekanisme dan Jadwal Pencairannya
-
3 Warna Lipstik yang Bikin Wajah Awet Muda dan Segar, Jangan Salah Pilih!
-
Tata Cara Bayar Zakat Fitrah, Berapa Besarannya?
-
Cara Tukar Uang Baru di Bank BRI untuk Lebaran 2026, Simak Syarat dan Jadwal Lengkapnya
-
Berapa Zakat Mal yang Harus Dibayar? Ini Hitung-Hitungannya
-
Manhattan Hotel Jakarta Hadirkan Sajian Berbuka Puasa dengan Promo Pay 1 Get 2
-
Cara Daftar Tukar Uang Baru Online di HP Lewat PINTAR BI, Lengkap dengan Jadwalnya!
-
6 Pelembap Wardah yang Ampuh untuk Kulit Kering dan Kusam Usia Matang