Suara.com - Olahraga merupakan cara andalan untuk menjaga kesehatan dan kekebalan tubuh. Olahraga juga bermanfaat membakar kalori, menurunkan lemak tubuh, dan efektif membentuk tubuh ideal.
Hanya saja, tidak semua orang suka olahraga. Mereka enggan melakukannya meski selalu bilang ingin menurunkan berat badan dan memiliki bentuk tubuh ideal.
Oleh karenanya, dilansir dari Express, berikut lima kebiasaan yang tak terasa seperti olahraga tapi cukup efektif membakar kalori.
1. Tidur
Kebanyakan tidur sering kali dipandang sebagai hal buruk. Faktanya, semakin banyak tidur, seseorang semakin banyak membakar kalorinya.
"Tidur dan istirahat adalah waktu menurunkan berat badan," ungkap Ahli Gizi, Hannah Richards.
Hannah Richards mengatakan siklus sirkadian tubuh dari jam 6 pagi sampai 12 malam berada di zona aktivitas percepatan. Pada pukul 12 siang sampai 6 sore, tubuh berada di zona aktivitas melambat. Antara pukul 18.00 sampai 22.00, tubuh berada dalam mode wind-down, yakni saat matahari turun dan cahaya alami meredup.
Tubuh mulai memperbaiki secara fisik dari pukul 22.00 hingga 06.00. Bahkan tubuh juga memperbaiki seccara psikologis selama rentang waktu itu.
Menurut Hannah, tubuh membakar banyak kalori saat tidur, terutama selama tahap tidur REM (gerakan mata cepat). Jumlah kalori yang terbakar setiap malam pun tergantung pada berat badan dan lamanya waktu tidur.
Baca Juga: Bikin Kenyang Lebih Lama, Konsumsi 5 Buah ini untuk Turunkan Berat Badan
2. Membersihkan rumah
Kegiatan bersih-bersih perabotan rumah tak cuma baik untuk kesejahteraan mental tapi juga membantu membakar kalori. Sebab, bersih-bersih mendorong tubuh untuk berkeringan yang sering Anda tidak sadari kalau itu sama seperti olahraga.
Pada wanita, membersihkan rumah dapat membakar kalori hampir 200 per jam dan lebih dari 200 pada pria.
3. Seks
Hubungan seks tak hanya bermanfaat meningkatkan mood dan semangat tapi juga membantu membakar kalori. Hubungan seks setengah jam bisa membakar 60 kalori untuk pria dan 53 kalori untuk wanita.
Namun, banyaknya kalori yang terbakar akibat hubungan seks juga tergantung pada posisinya. Hal itu karena posisi hubungan seks ini juga memengaruhi otot-otot tertentu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
5 Lipstik dengan Kandungan Serum untuk Melembapkan dan Mencerahkan Bibir
-
10 Fakta Film Pesta Babi, Ada Makna Simbolis di Baliknya
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan setelah Dimasak? Ini Ketentuan yang Benar dalam Islam
-
5 Rekomendasi Bedak Mengandung Salicylic Acid: Cocok untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
4 Moisturizer Serum untuk Atasi Flek dan Mencerahkan Tanpa Ribet
-
Fakta Sidang Isbat: Kenapa Idul Adha Bisa Kompak tapi Idul Fitri Beda Hari?
-
Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
-
Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Lipstik Wardah Shade Berapa? Ini 5 Pilihan yang Bagus
-
7 Fakta Film Pesta Babi, Dokumenter Investigasi Konflik Agraria di Tanah Papua
-
Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei Besok Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri