Suara.com - Di tengah masa pandemi Covid-19, menjaga anak agar tetap tinggal di rumah merupakan pilihan terbaik bagi orangtua. Jika sebelumnya anak lebih sering bermain di luar rumah, orangtua membutuhkan tenaga yang lebih ekstra untuk membuat anak betah bermain di rumah.
Orangtua perlu menyediakan aktivitas bermain baru yang menarik untuk dilakukan anak. Apalagi jika aktivitas tersebut dapat meningkatkan interaksi antara anak dan orangtua. Membuat rumah-rumahan dari barang bekas contohnya.
Kegiatan ini merupakan aktivitas yang mungkin tidak pernah terpikirkan namun sangat bermanfaat bagi anak. Selain mengajarkan anak untuk menjadi seorang creator, orang tua juga tidak perlu mengeluarkan biaya banyak untuk membuatnya.
Anda bisa menggunakan kardus bekas yang ada di rumah untuk membuat rumah-rumahan ini. Yuk, pelajari cara membuat rumah kardus berikut!
Persiapkan alat dan bahan
Sebelum memulainya, hal pertama yang perlu anda lakukan ialah mempersiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan, yaitu:
- Kardus bekas
- Gunting/cutter
- Lem tembak
- Lem kertas
- Penggaris
- Kertas
- Kertas kado/kertas scarpbook/ cat kertas
- Alat tulis
Mulailah dengan menggambar desain rumah yang ingin dibuat
Pada kertas yang telah disediakan sebelumnya, anda dapat menggambar desain rumah sesuai dengan keinginan anda dan anak anda tentunya. Desain ini dapat mempermudah anda dan anak anda untuk melakukan tahapan selanjutnya.
Terapkan pola potongan dari desain anda di kardus bekas
Baca Juga: Ketua IDAI: Kematian Anak Indonesia Akibat Covid-19 Tertinggi di ASEAN
Setelah anda mendesain bentuk rumah, anda dapat menerapkan desin tersebut ke dalam pola-pola potongan di kardus bekas. Pada tahap ini anda memerlukan penggaris untuk membantu anda menarik garis lurus.
Anda dapat membuat pola potongan dengan perhitungan kebutuhan bagian-bagian utama berikut:
- Lantai rumah
- Dinding rumah
- Atap rumah
- Pilar rumah (opsional; sesuai desain rumah)
- Cerobong asap (opsional; sesuai desain rumah)
- Pagar rumah (opsional; sesuai desain rumah)
Jumlah dan ukuran masing-masing bagian akan berbeda sesuai dengan desain rumah dan kebutuhan anak anda.
Tidak lupa, pada bagian dinding depan rumah dan samping perlu ditambahkan pola potongan untuk pintu dan jendela. Anda juga dapat menandai masing-masing bagian sehingga nantinya tidak akan tertukar.
Potong kardus berdasarkan pola yang telah dibuat
Setelah selesai menggambar pola potongan masing-masing bagian rumah, anda selanjutnya dapat memotong masing-masing bagian tersebut menggunakan cutter atau gunting.
Berita Terkait
-
Ketua IDAI: Kematian Anak Indonesia Akibat Covid-19 Tertinggi di ASEAN
-
Dampak Pandemi Corona, Perajin Miniatur Banting Stir Jadi Pembuat Peti Mati
-
Bawang Putih dan Madu, Ramuan Penurun Berat Badan yang Manjur
-
Hasil Tes Negatif, Wanita Meninggal Misterius dengan Gejala Virus Corona
-
Ilmuwan Temukan Genetik Kelelawar Bisa Melawan Virus Corona Covid-19
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terkini
-
Konsekuensi Menolak Hasil SNBT 2026, Benarkah Bisa Terkena Blacklist Permanen?
-
Di Tengah Krisis Energi Global, Bisakah Model Hidup Berbagi Jadi Alternatif Baru?
-
5 Wajan Anti Lengket yang Aman Tanpa Bahan Kimia PFOA, Masak Lebih Sehat
-
6 Sabun Mandi Mengandung Kolagen, Kulit Jadi Bersih dan Kencang
-
5 Cara Tenang Hadapi UTBK 2026 agar Tidak Gemetar saat Ujian
-
Sejarah Hari Buku Sedunia: Mengapa 23 April Menjadi Simbol Literasi Global?
-
Profil Luky Alfirman Dirjen yang Dicopot Purbaya: 30 Tahun Mengabdi di Keuangan, Punya Harta Jumbo
-
6 Rekomendasi Serum Retinol yang Ampuh Hempas Kerutan dan Flek Hitam
-
Marina Express, Speedboat Bisnis dan Pelancong yang Nyaman, Punya Radar Keamanan Canggih
-
Tak Sekadar Wisata, Bagaimana Edukasi dan Restorasi Sains Menjaga Terumbu Karang?