Suara.com - Salah satu tantangan yang paling nyata dan kerap dialami ketika kita berniat menurunkan berat badan adalah rasa malas untuk berolahraga. Padahal, olah fisik merupakan salah satu cara terbaik untuk memangkas lemak berlebih.
Nah, ketika di masa pandemi seperti ini, tantangan yang dihadapi pun berubah. Menurut dokter spesialis gizi klinik dari RS Pondok Indah - Pondok Indah, dr. Juwalita Surapsari, SpGK, ada empat tantangan dalam menurunkan berat badan yang harus dihadapi.
"Pertama, kita mudah mendapatkan makanan dengan layanan pemesanan," kata dr. Juwalita dalam webinar "Weight Loss Diet: Mana yang Terbaik?", Rabu (14/10/2020), seperti dikutip dari Antara.
Sebagian makanan yang bisa dengan mudah dipilih di aplikasi pesan antar adalah makanan tinggi gula, tinggi lemak, dan tinggi kalori. Dan tentu saja ini bukanlah pilihan terbaik bila Anda ingin berdiet.
Kedua, menyantap makanan-makanan lezat, comfort food, untuk menyenangkan suasana hati akibat jenuh selama di rumah saja dan tak bisa kemana-mana. Rasa bosan yang melanda gara-gara berdiam diri di rumah membuat comfort food menjadi andalan. Makanan yang diasosiasikan dengan kenangan masa kecil atau hidangan buatan rumah ini biasanya tinggi gula dan karbohidrat.
Ketiga, aktivitas fisik harian berkurang. Ruang gerak yang terbatas membuat Anda kurang bergerak, sehingga energi yang dibakar pun tidak sebanyak biasanya.
Saat bekerja di kantor, Anda lebih banyak bergerak, entah harus bolak-balik ke ruangan rapat atau jalan kaki ke restoran terdekat untuk makan siang. Nah, di rumah, mobilitas Anda lebih terbatas. Bisa jadi Anda menghabiskan waktu untuk bekerja dengan duduk di kamar saja.
"Keempat, jika sudah menyadari obesitas dan ingin menurunkan berat badan, Anda ingin konsultasi ke dokter tapi takut ke rumah sakit," ujar dia.
Alhasil, banyak orang yang mencoba berdiet sendiri di rumah mengikuti pola diet populer yang beredar.
Baca Juga: Bolehkah Pasien PCOS untuk Diet? Ini Kata Ahli Gizi
Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk menghadapi empat tantangan ini? Dr. Juwalita mengingatkan untuk tidak asal meniru diet yang sedang populer tanpa panduan dari dokter agar tidak menimbulkan dampak negatif. Dan pastikan Anda mencari cara untuk tetap berolahraga meski di tengah pandemi, ya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
5 Sabun Cuci Muka Deep Pore Cleansing untuk Bersihkan Pori-pori dan Komedo
-
Urutan Skincare Pagi Viva agar Bebas Noda Hitam, Bikin Kulit Cerah dan Kenyal
-
Fenomena Popcorn Brain, Efek Samping Doomscrolling yang Membahayakan Otak
-
Cara Membangun Kedekatan Emosional Anak Lewat Kebiasaan Sederhana di Rumah
-
Exfoliating Toner vs Cleanser: Mana yang Lebih Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
7 Rekomendasi Sepatu Bata Stylish untuk Harian, Nyaman dan Ramah di Kantong
-
5 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Segar Sehabis Mandi
-
5 Parfum Lokal Unisex yang Tahan Lama dan Aromanya Netral
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Anti Aging? Ini 4 Pilihan Mulai Rp30 Ribuan
-
Apa Itu Exfoliating Cleanser? Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Aman untuk Pemula