Suara.com - Di saat masyarakat Indonesia sedang menolak pembangunan area wisata Jurassic Park di Taman Nasional Komodo (TNK), Manggarai, Nusa Tenggara Timur, kejadian nahas terjadi di salah satu hutan di Alaska, Amerika Serikat (AS). Diketahui, Presiden Donald Trump menghapuskan Hutan Nasional Tongass Alaska dari daftar hutan yang dilindungi sejak 20 tahun lalu itu.
Diwartakan oleh Live Science, Kamis (29/10/2020), ini artinya jutaan hektar Hutan Tongass, yang termasuk hutan belantara ini, legal untuk dibakar dan ditebang pohonnya untuk pembangunan jalan. Padahal, Hutan Tongass adalah salah satu hutan terbesar di tenggara Alaska, hutan hujan yang tersisa di dunia, yang berfungsi sebagai paru-paru dunia menyaring dan menyerap 9 persen karbon yang berasal dari benua Amerika Utara.
"Jika hutan hujan tropis adalah paru-paru dunia, maka Tongass adalah paru-paru Amerika Utara," ujar Kepala Ilmuwan Proyek Warisan Liar Earth Island Institute, Dominick DellaSal.
Hutan ini adalah harapan terakhir Amerika, dan juga rumah bagi pohon kuno, satwa liar seperti beruang coklat hingga salmon liar yang hidup di sungai hutan tersebut.
Sejak 2001 hutan ini dilindungi dari upaya penebangan dan pembangunan jalan oleh mantan Presiden AS Bill Clinton. Tapi, sejak hari ini 29 Oktober 2020, hutan ini tidak lagi terlindungi, sehingga penebangan dilegalkan untuk membangun jalan dengan cara menebang pohon di wilayah hutan.
Keputusan ini dianggap sebagai salah satu kemunduran pembangunan yang dilakukan Trump. Tercatat sejak masa kepresidenan Trump, telah terjadi penebangan di Alaska dan Pacific Nothwest.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi
-
Tren Beauty TikTok 2026: Dari Produk Viral ke Brand yang Bertahan
-
Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
-
7 Hal yang Membatalkan Puasa, Bukan Hanya Makan dan Minum
-
Sampai Kapan Batas Penukaran Uang Baru 2026? Ini Cara dan Aturannya
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin
-
Anti-Mainstream! Fuji dan Erika Carlina Bocorkan Tempat Ngabuburit Kece di Tepi Laut Jakarta
-
Doa Apa yang Perlu Dibaca saat Zakat Fitrah?
-
4 Niat Zakat Fitrah, untuk Diri Sendiri hingga untuk Keluarga
-
Apa Hukum Meminta THR dalam Islam? Jangan Memaksa, juga Jangan Menolak