- Kejaksaan Agung menjemput Dadan Hindayana di kantor BGN pada Rabu (3/6/2026) terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi.
- Dadan dan dua mantan wakilnya ditetapkan sebagai tersangka atas markup pengadaan barang serta pelolosan unit layanan tidak layak.
- Sebelum menjadi tersangka, Dadan dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang dijabatnya sejak Agustus 2024 lalu.
Suara.com - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana dijemput Kejaksaan Agung RI pada Rabu (3/6/2026). Penjemputan Dadan itu berkaitan dengan penggeledahan Kejagung di kantor BGN pada Rabu pagi.
Dadan dan dua mantan wakil kepala BGN dijadikan tersangka atas kasus dugaan korupsi mark up proyek pengadaan sejumlah barang, seperti sepatu, tablet, hingga motor listrik.
Selain itu, Dadan diduga juga melakukan tindak korupsi dengan meloloskan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tidak layak.
Malam sebelumnya, Dadan Hindayana dicopot dari jabatannya sebagai Kepala BGN, diikuti dengan dua wakilnya, yakni Inspektur Jenderal Polisi (Purnawirawan) Sony Sonjaya dan Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Lodewyk Pusung.
Lantas, apa pekerjaan Dadan Hindayana sebelum menjabat sebagai Kepala BGN?
Karier Dadan Hindayana
Dadan Hindayana berkuliah di S1 Proteksi Tanaman di Institut Pertanian Bogor (IPB), lulus sebagai yang terbaik pada 1990.
Minatnya pada ilmu serangga semakin mendalam saat melanjutkan S2 Entomologi Terapan di Universitas Bonn, Jerman (1997) dan S3 di Leibniz Universität Hannover (2000).
Fokus penelitiannya sejak awal adalah entomologi, yang berkaitan dengan ekologi serangga, pengendalian hama terpadu, dan perlindungan tanaman.
Baca Juga: Punya SPPG Untung Berapa? Lahan Basah Dadan Hindayana Korupsi Dapur MBG
Karier profesional Dadan dimulai pada 1992 sebagai dosen tetap di Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian IPB.
Selain mengajar, ia menduduki berbagai jabatan strategis di kampus, antara lain Sekretaris Kantor Persiapan Implementasi Otonomi (2001-2002), Direktur Pengembangan Institusi dan Usaha Penunjang (2003-2008), serta Direktur Ad-interim Direktorat Kerja Sama.
Ia juga pernah memimpin Sekolah Tinggi Pertanian dan Kewirausahaan (STPK) Banau di Halmahera Barat, Maluku Utara (2014-2022).
Pada Agustus 2024, Dadan dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kepala pertama Badan Gizi Nasional (BGN), lembaga yang bertugas mengatasi stunting dan menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Jabatan ini berlanjut di era Presiden Prabowo Subianto. Namun, masa kepemimpinannya penuh sorotan akibat berbagai kontroversi selama program MBG berjalan.
Dadan kemudian ditangkap Kejagung dan menjadi tersangka setelah 1,5 tahun menjabat sebagai Kepala BGN.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
Terkini
-
4 Lipstik Buttonscarves Beauty Diskon sampai 80% di Shopee, Harga Mulai Rp60 Ribuan!
-
Pakai Masker dan Berjalan Cepat, Raja Juli Cuma Ucap 'Terima Kasih' Saat Ditanya Soal KPK
-
Persis Solo Datangkan Terens Puhiri untuk Pegadaian Championship 2026/2027
-
Satu Siswa SD Meninggal, Luthfi Pastikan Korban Kecelakaan KA Semarang dapat Perawatan Penuh
-
Serba-serbi Piala Dunia 2026: Kiprah Fenomenal Vozinha hingga Drama Intervensi Aturan
-
Pemain Baru Persija Langsung Angkat Topi Merasakan Atmosfer Dilatih Shin Tae-yong
-
Purbaya Ungkap Tujuan PFII, Tarik Investasi Asing hingga Biayai Sektor Riil
-
John Herdman Pusing Cari Kiper Ketiga Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026
-
Bongkar Sikap Presiden, Habiburokhman: Kader Sendiri Ditangkap Pun Pak Prabowo Tak Intervensi
-
Izin Berbelit-belit Masih Hambatan Proyek Migas