Suara.com - Orgasme dianggap sebagai puncak gairah seksual. Sensasi kenikmatan yang kuat ini bervariasi dari satu perempuan ke perempuan lainnya.
Begitu pula dengan jumlah orgasme yang dimiliki seorang perempuang dalam satu kali hubungan seks.
Meski di satu sisi, banyak perempuan merasa sulit mencapai klimaks meski hanya sekali saat berhubungan seksual, banyak perempuan yang bisa mencapai multi orgasme menurut International Society for Sexual Medicine.
Diyakini bahwa seorang perempuan dapat orgasme di mana saja antara satu hingga lima kali selama satu sesi, tetapi sekali lagi itu sepenuhnya tergantung dari orang ke orang.
Selain itu, studi tahun 2016 juga mencatat bahwa sekitar 8 persen partisipan perempuan mengatakan mudah bagi mereka untuk mencapai banyak klimaks.
Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal Cesc Psychiatry mengatakan bahwa sekitar sepertiga dari partisipan wanita mengalami banyak orgasme. Jadi, Anda melihat sangat mungkin untuk mencapai klimaks lebih dari sekali dalam satu sesi.
Tidak seperti pria, perempuan memiliki periode refraktori yang sangat singkat, yaitu waktu untuk pulih dari orgasme sebelumnya.
Ini memungkinkan perempuan mencapai ejakulasi lagi. Ini memberi perempuan keunggulan ekstra dibandingkan pria untuk mencapai orgasme berulang kali pada waktu tertentu.
Berikut beberapa teknik yang dapat Anda ikuti untuk mencapai orgasme berkali-kali:
Baca Juga: Selain Sensasi Nikmat, Ini 2 Manfaat Orgasme pada Kesehatan Perempuan
Stimulasi klitoris untuk mencapai orgamse besar
Menurut survei online 2017, kebanyakan wanita mencapai orgasme dengan bantuan stimulasi klitoris.
Berhubungan seks untuk waktu yang lebih lama
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Socioaffective neuroscience & psychology menemukan bahwa hubungan seksual yang berlangsung lebih dari 15 menit meningkatkan kemungkinan orgasme berulang kali. Jadi, perlambat kecepatannya. Ini akan memberi Anda waktu untuk periode refraktori, mencapai klimaks lebih dari satu kali.
Cobalah masturbasi
Tidak perlu menghindarinya karena masturbasi juga membantu Anda memahami apa yang sedang terjadi di sana. Selain itu, saat Anda bermasturbasi, Anda juga mempelajari apa yang membantu Anda mencapai klimaks dengan lebih baik dan lebih cepat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Empat Siswa dari Wolo Raih Beasiswa ke Sekolah Unggulan, Potret Pentingnya Pemerataan Pendidikan
-
Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?
-
Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih
-
Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas
-
Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar
-
5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?