Suara.com - Banyak perempuan seringkali berpura-pura dan memalsukan orgasmenya. Hal itu kerap dilakukan untuk membahagiakan pasangan.
Tapi dilansir dari Healthshots, menurut para ahli dan tentu saja, berbagai penelitian, berpura-pura orgasme memiliki beberapa implikasi jangka panjang yang serius.
Psikiater ternama, Dr Rahul Khemani dari Wockhardt Hospital, Mumbai menjelaskan dampak jangka panjang dari memalsukan orgasme.
1. Berpura-pura orgasme dapat memengaruhi ikatan Anda dengan pasangan
Saat Anda orgasme, tubuh Anda melepaskan oksitosin, yaitu hormon yang mengembangkan ikatan antara dua manusia. Itulah alasan mereka saling curhat. Tetapi ketika seseorang akan berpura-pura, maka hormon ini tidak akan disekresikan di dalam tubuh.
2. Pasangan Anda mungkin kehilangan kepercayaan pada Anda
Beberapa orang menganggap bercinta itu sangat saleh dan sakral. Jika pasangan Anda mengetahui bahwa Anda berpura-pura orgasme, maka kehilangan kepercayaan pada Anda adalah implikasi terbesar yang dapat menyerang Anda.
3. Pasangan Anda mungkin tidak dapat terhubung dengan Anda
Yang ini adalah produk sampingan dari dua di atas. Ketika tidak ada ikatan dan kepercayaan, maka komunikasi menjadi masalah. Ini pada akhirnya merusak hubungan antara mitra.
Baca Juga: Kenapa Perempuan Lebih Sulit Orgasme Dibanding Laki-laki? Ini Sebabnya
Ini mungkin mengejutkan bagi sebagian besar dari Anda, karena berpura-pura orgasme mungkin terlihat tidak berbahaya, tetapi juga memiliki konsekuensi fisik.
Dan Anda tahu apa yang bisa terjadi dengan Anda - jika Anda selalu berpura-pura, maka ada kemungkinan Anda akan kesulitan untuk mengalami yang sebenarnya.
“Syukurlah Anda tidak mengalami kelainan fisik apa pun, tapi ya, berpura-pura orgasme dapat menurunkan libido perempuan. Jika seseorang mempraktikkannya dalam jangka waktu yang lama, maka mereka mungkin kehilangan yang asli juga, ”jelas Dr Danny Laliwala, konsultan kebidanan dan ginekolog dari Jaslok Hospital and Research Center, Mumbai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Empat Siswa dari Wolo Raih Beasiswa ke Sekolah Unggulan, Potret Pentingnya Pemerataan Pendidikan
-
Mencukur atau Mencabut Bulu Ketiak, Mana yang Lebih Aman?
-
Seni Komunikasi di Dunia Kerja: Mengubah Obrolan Biasa Jadi Pelayanan yang Bikin Pelanggan Nyaman
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
-
4 Cara Atasi Aliran Air yang Kecil setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih
-
Sunblock Marina Berapa Harganya? Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Lampu untuk Kamar Tidur Berapa Watt? Begini Cara Menghitungnya agar Pas
-
Apakah Covering Cream Viva Mengandung SPF? Cek Fakta dan Cara Pakai yang Benar
-
5 Dispenser Galon Bawah Low Watt untuk Rumah Daya Listrik 450 Watt
-
Nelayan di Toli-Toli Sulit Jangkau Ikan Bernilai Tinggi, Bisakah Rumpon Portabel Jadi Solusi?