Suara.com - Perkembangan teknologi mau tak mau juga mempengaruhi pola pikir manusia secara umum. Untuk urusan gender misalnya, dalam beberapa tahun belakangan terus bermunculan ‘aliran’ baru yang diungkapkan oleh kelompok-kelompok tertentu. Mungkin pikiran Anda akan langsung mengarah pada singkatan LGBTQ+. Tapi tahukah Anda apa itu gender non-biner?
Dalam mengidentifikasi gender dari seseorang, kini tak hanya bisa dilakukan dengan melihat struktur biologis secara mentah. Pernyataan akan identitas diri sendiri juga jadi pertimbangan besar, maka dari itu kemudian muncul kalangan yang tidak mengidentifikasikan dirinya sebagai pria atau wanita.
Apa Itu Gender Non-Biner?
Gender non-biner sendiri mendefinisikan dirinya sebagai seorang yang bukan laki-laki maupun perempuan. Hal ini lepas dari struktur biologis yang dimilikinya, sehingga terkadang membingungkan banyak orang.
Secara biologis sebenarnya manusia tentu dapat digolongkan menjadi dua kelompok, yakni jantan dan betina. Namun secara gender, kemudian muncul banyak golongan baru untuk mendefinisikan dirinya sendiri.
Gender non-biner biasanya mengklasifikasikan dirinya sebagai seorang yang berbeda dari struktur biologis yang menempel sejak lahir. Kelompok orang yang yang memasukkan dirinya dalam kategori ini bisa saja mengklaim dirinya tidak jadi bagian dari gender yang sudah ada, atau justru memiliki gender lebih dari satu.
Lalu Bagaimana Cara Menyapanya?
Jika biasanya seseorang dapat diklasifikasikan, atau menyatakan diri, sebagai perempuan atau laki-laki, maka kata sapa yang digunakan dalam bahasa Inggris akan menjadi He atau She. Namun demikian ketik seorang menyatakan diri sebagai gender non-biner, maka kata gantinya berubah, menjadi They atau Them.
Istilah gender non-biner sendiri juga dikenal dengan istilah-istilah lainnya, seperti agender, bigender, genderfluid, off the binary, androgynus, boi, butch, hingga gender neutral. Semua merujuk pada definisinya masing-masing, sehingga secara spesifik mungkin terdapat perbedaan pemahaman.
Baca Juga: Demi Lovato Ngaku Non-Biner, Ini Arti Non-Biner dan 12 Istilah Gender Lain
Memahami apa itu gender non-biner semoga bisa menjadi pengetahuan yang berguna. Di tengah masyarakat yang semakin modern peradabannya, penting untuk memahami istilah-istilah seperti ini agar tidak terjadi kesalahpahaman. Temukan berita dan update lain terkait kabar terkini dan isu terhangat, di suara.com!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Diwarnai Aksi Boikot Jakmania, Persija Kenalkan 29 Pemain dan Jersey Baru Merah Menyala
-
Rilis Skuad dan Jersey Musim 2026/2027, Bhayangkara Presisi Lampung FC Bidik Tiga Besar Super League
-
Ini 5 HP Bekas Murah 2-4 Jutaan dengan Skor AnTuTu 11 Tembus Sejuta, Main Game Berat Lancar!
-
SE Menkomdigi soal Perlindungan Kuota Internet Sudah Tepat, Tak Perlu Tergesa Revisi Aturan
-
RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang
-
5 Rekomendasi Bedak Touch-Up Praktis dengan Kaca dan Spons untuk Aktivitas Seharian
-
Dari Sisa Operasional Kopi Menjadi Barang Gaya Hidup, Ketika Keberlanjutan Tak Berhenti di Secangkir
-
4 Shio Paling Beruntung 30 Agustus 2026: Siap-Siap Panen Rezeki di Akhir Bulan
-
Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak
-
Siswa di Kampar Diduga Dianiaya Senior, Sempat Dilarikan ke RS karena Hidung Patah