Suara.com - Serangga, termasuk semut, yang masuk di telinga bisa sangat menakutkan. Hewan kecil ini tanpa disadari bisa merangkak ke telinga saat kamu tertidur atau selama beraktivitas di luar ruangan.
Para ahli entomologi menduga bahwa semut atau serangga lain yang masuk ke saluran telinga untuk mencari keamanan dan kehangat. Apapun itu, kamu harus mengeluarkan semut dari telinga untuk menghindari gangguan pendengaran, kerusakan telinga, dan infeksi.
Melansir laman wikiHow (ear health), Selasa (14/9/2021), segera lakukan cara mengeluarkan semut dari telinga berikut ini.
Cara Mengeluarkan Semut dari Telinga
1. Identifikasi apakah ada semut di telinga
Telinga bisa jadi sensitif karena berbagai alasan, seperti karena alergi atau perubahan cuaca. Jika di telingamu ada semut atau serangga lain, kamu mungkin akan mengalami rasa sakit, bengkak, hingga berdarah. Bisa juga telinga terasa tergigit hingga kamu mengalami gangguan pendengaran atau pusing.
2. Tetap tenang
Meski semut di telinga mungkin menakutkan, tetap tenang menghadapi situasi ini. Jika kamu terlalu aktif, semut bisa masuk lebih dalam hingga menyebabkan kerusakan telinga bagian dalam atau gendang telinga yang sensitif.
3. Hindari menggunakan alat di telinga
Baca Juga: Cara Mengusir Semut Merah, Aman Tanpa Pestisida
Jika kamu tak ingin semut masuk lebih jauh ke dalam telinga, hindari menggunakan alat tertentu yang bisa melukai diri sendiri. Seperti penggunaan kapas atau pinset yang dapat merusak ujung saraf di telinga. Jangan sekali-kali mencoba, ya!
4. Mengetahui posisi semut
Jika semut telah merawyapi gendang telinga, kamu mungkin perlu pergi ke dokter untuk mengeluarkannya. Temukan semut dengan cara telinga disinari senter atau kaca pembesar untuk mengidentifikasi dan mengetahui keberadaan hewan kecil ini.
5. Masuk ke posisi yang nyaman
Cara mengeluarkan semut dari telinga diawali dengan bersiap pada posisi yang nyaman. Kamu bisa duduk dengan nyaman dan kepala dimiringkan ke samping agar bisa mengakses lubang telinga. Atau bisa berbaring miring dengan telinga menghadap ke langit-langit.
6. Miringkan dan goyangkan telinga
Salah satu cara mengeluarkan semut dari telinga yang bisa dicoba adalah dengan memiringkan telinga ke bawah dan goyangkan telinga. Jika semut belum masuk terlalu dalam, maka semut itu bisa keluar dengan sendirinya.
7. Biarkan semut keluar dengan sendirinya
Jika semut masih hidup dan berada tidak jauh di dalam saluran telinga, ia mungkin akan keluar dengan sendirinya. Tetap tenang dan jauhkan benda-benda (seperti jari, cotton bud, atau kapas) dari telinga, ada kemungkinan semut akan keluar dari telinga.
8. Bilas telinga dengan air hangat dan tetes telinga atau spuit bulb
Pegang kepala dengan tegak dan regangkan saluran telinga dengan menarik telinga luar. Masukkan aliran air hangat ke telinga dan miringkan kepala ke samping untuk mengeluarkannya. Jangan mengaliri telinga jika gendang telinga terasa sakit untuk menghindari kerusakan tambahan.
9. Gunakan minyak mineral untuk membunuh serangga
Gunakan satu atau dua tetes minyak mineral atau baby oil, minyak zaitun di dalam saluran telinga untuk membunuh semut. Cara ini bisa membantumu terhindar dari rasa perih akibat gigitan.
10. Pergi ke dokter untuk pengobatan
Dokter akan melihat telingamu lebih dekat menggunakan alat khusus yang disebut otoskop. Setelah menemukan semut atau serangga yang menyumbat, dokter akan menggunakan alat penghisap khusus yang biasa digunakan untuk menghilangkan kotoran telinga.
Jadi pastikan kamu datangi ruang gawat darurat atau klinik perawatan darurat untuk meminta bantuan tenaga profesional untuk mengeluarkan semut dari telinga.
Lakukan cara mengeluarkan semut dari telinga dengan hati-hati karena akan memberi tekanan pada telinga. Amati jika telinga mengalami infeksi seperti rasa sakit, gatal, bengkak atau keluar cairan. Gejala yang lebih serius seperti pusing, gangguan pendengaran, dan demam.
Kontributor : Yulia Kartika Dewi
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi
-
Tren Beauty TikTok 2026: Dari Produk Viral ke Brand yang Bertahan
-
Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
-
7 Hal yang Membatalkan Puasa, Bukan Hanya Makan dan Minum
-
Sampai Kapan Batas Penukaran Uang Baru 2026? Ini Cara dan Aturannya
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin
-
Anti-Mainstream! Fuji dan Erika Carlina Bocorkan Tempat Ngabuburit Kece di Tepi Laut Jakarta
-
Doa Apa yang Perlu Dibaca saat Zakat Fitrah?
-
4 Niat Zakat Fitrah, untuk Diri Sendiri hingga untuk Keluarga
-
Apa Hukum Meminta THR dalam Islam? Jangan Memaksa, juga Jangan Menolak