Suara.com - Kain songket yang merupakan salah satu ciri budaya melayu tidak hanya ditemukan di Indonesia, tetapi juga Malaysia, Singapura, hingga Brunei Darussalam.
Kekinian, Malaysia tengah berupaya menjadikan kain songket sebagai salah satu Warisan Tak Benda dan mendaftarkannya ke UNESCO.
Songket diakui sebagai salah satu budaya milik Malaysia secara internasional. Adapun keputusan ini diumumkan secara langsung oleh kantor pusat UNESCO di Paris, Perancis secara daring dalam rangkaian acara 13 hingga 18 Desember 2021.
"Keputusan itu diumumkan kemarin (16 Desember) pukul 17.55 dan diputuskan oleh komite yang terdiri dari 24 negara anggota Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage yang diketuai oleh Sri Lanka," ungkap pernyataan putusan, mengutip World of Buzz, Sabtu (18/12/2021).
Convention for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage adalah lembaga yang didirikan untuk melestarikan warisan budaya dunia.
Sedangkan memasukan warisan budaya dalam UNESCO Representative List, dianggap sebagai pengakuan tertinggi dunia terhadap warisan budaya takbenda, yang bisa memperkenalkan dan mempromosikan warisan budaya ke tingkat dunia.
Sementara itu tidak hanya Malaysia, Indonesia juga memiliki beragam kain songket yang memiliki ciri khasnya tersendiri.
Ini karena Songket adalah jenis kainan tenun tradisional dari Kepulauan Melayu yang terdiri dari beberapa negara seperti Indonesia, Filipina, Singapura, Brunei, Timor Leste dan Malaysia.
Baca Juga: UNESCO Tetapkan Gamelan Sebagai WBTb, Begini Langkah Pemprov Jateng Melestarikan
Berita Terkait
-
Joshua SEVENTEEN Siap Berpidato di Markas Besar UNESCO Paris pada 25 Juni
-
Menyusuri Al Balad, Kota Tua Jeddah yang Menyimpan Jejak Peradaban Berabad-Abad
-
Destinasi Wisata Jatiluwih Sabet Asian Tourism & Hospitality Awards
-
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia
-
Pemprov Sumut Dorong Ulos Mendunia, Masuk Daftar Warisan Budaya Dunia UNESCO
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut
-
Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna
-
3 Review Facial Wash Non SLS Wardah, Tidak Bikin Wajah Ketarik setelah Cuci Muka
-
5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!
-
Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital
-
Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?
-
6 Tips Feng Shui untuk Menjual Rumah, Cepat Laku dengan Harga Tinggi
-
Awas Tertipu, Begini Cara Membedakan Sunscreen Facetology Asli dan Palsu
-
Bukan Cuma Estetik, Begini Cara Memilih Lantai Rumah yang Awet, Aman, dan Minim Perawatan