Suara.com - Investasi kripto dan pasarnya sedang naik daun dan berkembang pesat di Indonesia. Tapi mirisnya, banyak masyarakat yang tidak berhati-hati dan tertipu investasi bodong kripto ilegal yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Itulah kenapa menurut Head of Growth Zipmex Indonesia, Siska Lestari, sebelum putuskan berinvestasi pelajari dulu instrumen kripto tersebut. Apalagi jika tergoda hasil instan, saat dapat penawaran harga koin kripto yang murah.
"Pastikan platform exchange yang Anda pilih sudah terdaftar dan diawasi oleh Badan Pengawas Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)," ujar Siska melalui keterangannya, Senin (28/3/2022) kemarin.
Berikut ini lima hal yang perlu diperhatikan saat putuskan berinvestasi kripto, menurut Siska:
1. Mulai dari Nominal Kecil
Banyak orang beranggapan bahwa untuk memulai investasi membutuhkan modal yang besar.
Padahal sebenarnya, tidak juga. Anda bisa memulai investasi dengan modal yang minim. Misalnya cari yang bisa Anda bisa mulai berinvestasi hanya dengan modal Rp50.000 saja.
Salah satu hal penting yang sering terlupakan adalah menyesuaikan nominal investasi dengan
kondisi keuangan. Gunakan uang dingin atau dana yang dialokasikan untuk investasi, bukan kebutuhan atau keperluan mendesak.
Siapkan rencana investasi dengan matang dan alokasikan sumber dana dengan baik dan bijak. Sehingga kondisi keuangan tetap stabil pada saat itu dan setelahnya.
2. Cari Tahu dan Pelajari Ilmu Dasar Kripto
Kebanyakan orang mengalami “Fear of Missing Out” (FOMO) dan mulai berinvestasi di aset
kripto tanpa persiapan dan hanya sekadar ikut-ikutan. Untuk meminimalisir hal ini, pastikan Anda melakukan riset melalui sumber-sumber terpercaya sebelum mulai berinvestasi.
Riset merupakan hal yang sangat penting dan fundamental untuk dilakukan. Lakukan pemeriksaan latar belakang terhadap aset dan platform yang akan digunakan.
Baca Juga: Indodax Terima Penghargaan Patuh Pajak dari DJP Kementrian Keuangan
Jangan lupa juga untuk mempelajari perkembangan dunia agar dapat meminimalisir kerugian. Mempelajari kripto bisa dimulai dari hal sederhana, dimulai dari pengenalan akan istilah, jenis-jenis token yang diperjualbelikan, mengenal risikonya, hingga cara mendapatkan keuntungan.
Dengan mempelajari kripto sebelum memulai berinvestasi, dapat membuat kripto menjadi instrumen investasi yang menguntungkan dalam jangka panjang.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai produk-produk revolusioner yang dapat membantu Anda berinvestasi di kripto, Anda juga dapat mengunjungi laman jointhecryptorevolution.id.
3. Siapkan Strategi Matang
Jangan mudah tergiur dengan koin baru yang memiliki harga fantastis. Dimulai dari
mengidentifikasi macam-macam koin dari sumber yang terpercaya, lalu membuat perencanaan, seberapa banyak uang yang akan diinvestasikan dan dalam jangka waktu berapa lama akan diinvestasikan.
Pastikan bahwa platform exchange atau crypto wallet yang dipilih sudah terdaftar
dan diawasi oleh Badan Pengawas Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).
4. Investasi di Lebih dari Satu Koin
Istilah “Don’t put your eggs in one basket” tentunya sudah bukan lagi barang baru di dunia investasi. Istilah tersebut merupakan saran untuk tidak menginvestasikan uang yang kita miliki hanya ke dalam satu koin saja.
Sebaliknya, untuk meminimalisasi kerugian, Anda bisa membagi dana yang Anda miliki ke dalam beberapa koin atau dikenal sebagai diversifikasi.
Sehingga, jika kita mengalami kerugian di koin tertentu, kita masih mempunyai cadangan investasi di koin lain dan kesempatan mendapat keuntungan.
5. Cari tahu Top Gainer dan Top Loser
Dalam sebuah aktivitas jual-beli aset investasi, investor kerap memperhatikan aset top gainer dan top loser pada hari tersebut.
Top gainer adalah koin yang mengalami peningkatan harga paling tinggi dan terjadi dalam satu hari perdagangan, sedangkan top loser adalah koin yang mengalami penurunan harga paling tinggi pada hari tersebut.
Bagi investor, informasi mengenai koin top gainer dan top loser merupakan hal penting yang dapat memberikan pandangan mengenai koin yang sedang memiliki tren positif ataupun negatif, serta kondisi pasar secara keseluruh
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
4 Jenis Pakaian Adat China untuk Wanita dan Pria, Sarat Makna Budaya
-
Mau ke Luar Negeri? Ini Tips Biar Nggak Panik Cari SIM Card di Bandara
-
Inisiatif AQUA Jaga Hidrasi dan Ketenangan Hati Selama Puasa dengan Teman Adem Ramadan
-
Tren Warna 2026 yang Bikin Hunian Lebih Fresh
-
Dari Santan hingga Nata de Coco, Produk Turunan Kelapa Kian Digemari Dapur Indonesia
-
5 Rekomendasi Baju Cheongsam Anak Laki yang Keren dan Menggemaskan
-
Profil Zian Fahrezi Qori Cilik dari Bima, Juara Dunia MTQ di Irak dan Sederet Prestasinya
-
Dari Sirkuit ke Streetwear, Formula 1 Kini Resmi Jadi Inspirasi Fashion Global
-
Mulai Dibuka Hari Ini, Simak Link dan Cara Tukar Uang Baru via Aplikasi PINTAR BI
-
Ini Dia Drive Thru Kafe Jus Buah Pertama di Indonesia yang Bikin Sehat Makin Praktis