"[Psikolog saya] menyarankan agar saya menyisihkan waktu enam bulan untuk diri sendiri, sebagai cara detoks dari kejadian masa lalu."
Becky, yang kini berusia 20 tahunan, memutuskan untuk berhenti berhubungan seks selama dua tahun.
"Sebelumnya, saya sering sekali melakukan one-night stand dan menikmati seks," katanya.
"Dan untuk saya, keputusan ini bukan hanya selibat seks atau soal fisik. Tapi juga selibat dalam perasaan dan hal-hal berbau romantis."
Seperti Caroline, alasan Becky menjadi selibat adalah karena pernah memiliki hubungan yang 'toxic'.
Awalnya, bagian tersulit baginya adalah menolak seks, tapi ia mengaku perlahan-lahan terbiasa.
Alasan memilih selibat
Secara tradisional, selibat berarti tidak berhubungan seks sebelum menikah,
Namun kini remaja mengartikannya sebagai keinginan untuk membangun hubungan tulus dengan pasangan mereka.
Di TikTok, banyak yang menyalahkan "kebudayaan hookup" sebagai alasan mereka tidak berhubungan seks.
Baca Juga: Terpopuler: Cara Berhubungan Seks di Usia 50 Tahun ke Atas Hingga Ibu Hamil Makan Mi Instan
Lauren Rosewarne, pakar gender dan seksualitas di University of Melbourne, mengatakan remaja seringkali kewalahan dengan adanya peluang berhubungan seks.
"Anda berdiri di depan banyak hidangan dan berpikir, 'Saya tidak bisa menentukan, saya pusing dan kewalahan'."
Tapi menurutnya terlalu banyak pilihan bukan satu-satunya alasan orang-orang menjadi selibat.
"Kita juga ingin menaikkan standar," katanya.
"Ada yang bilang, 'Saya tidak mau bersama orang yang tidak memuaskan saya secara seksual.'"
"Yang lain mengatakan, 'Saya tidak mau berhubungan seks cuma untuk berhubungan seks, saya mau seks yang penuh arti."
Maddie masih ingin berkencan meski sudah menjadi selibat, namun ia akan menjalaninya secara perlahan sembari menggali koneksi yang lebih dalam pasangannya.
"Saya menelaah ulang konsep pacaran dan bagaimana saya melakukannya, dan merasa belum mendapatkan apa yang saya cari darinya," katanya.
"Beberapa tahun terakhir saya merasa pertumbuhan diri saya signifikan."
"Saya berhasil fokus ke hal-hal yang sudah lama ingin saya lakukan, yang sempat disisihkan karena selalu mengutamakan pacar."
Apa keuntungan jadi selibat?
Menurut pelatih seks Georgia Grace, selibat bisa membantu orang-orang berhubungan dengan diri sendiri dan lebih "fokus pada hal-hal yang ingin mereka lakukan."
"Mereka menolak untuk pacaran, seks atau kencan. Ini berarti mereka bisa melakukan hal lain yang memang menyenangkan untuk mereka," katanya.
Tapi ia mengatakan meski selibat ada keuntungannya, penting untuk tidak menghina mereka yang menikmati seks.
"Karena seks adalah hal yang penting bagi banyak orang, sehingga mereka merasa lebih manusiawi."
Dr Rosewarne mengatakan selibat memang menjadi tren saat ini, tapi umurnya tidak akan panjang.
"Libido lebih besar dari sebuah hashtag di sosial media. Orang akan menjadi terangsang dan perlahan rasa terangsang akan mengalahkan hashtag manapun," katanya.
"Dan seks dengan pasangan baru akan menciptakan dinamika baru."
Diproduksi oleh Natasya Salim dari laporan ABC dalam bahasa Inggris
Berita Terkait
-
Sejarah Puasa Ramadan yang Tak Banyak Diketahui: Dulu Pilih Makan atau...
-
Mengidap Masalah Anatomi Langka, Wanita Ini Tak Bisa Berhubungan Seks Akibat Vagina Tersumbat
-
Gadis Remaja di Inggris Dipaksa Melihat Ibunya Berhubungan Seks Hingga Akhirnya Meninggal Akibat Penyakit Serius
-
Warga Rusia Diminta Berhubungan Seks saat Jam Makan Siang, Putin Resah Angka Kelahiran Anjlok
-
Viral Video Petugas Penjara Berhubungan Seks dengan Tahanan di Sel, Linda Mengaku Bersalah
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an
-
Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab