Suara.com - Linda De Sousa Abreu, seorang petugas penjara di HMP Wandsworth, London Selatan, telah mengaku bersalah atas pelanggaran setelah video yang menunjukkan dirinya berhubungan seks dengan seorang tahanan tersebar di media sosial.
Abreu didakwa pada 29 Juni setelah video yang direkam di dalam sel penjara tersebut menjadi viral. Abreu tiba di Pengadilan Mahkota Isleworth mengenakan celana putih dan atasan coklat untuk menghadiri sidang sore.
Tuduhan terhadapnya menyebutkan bahwa antara 26 dan 28 Juni, saat bertugas sebagai petugas penjara HMP Wandsworth, ia dengan sengaja dan tanpa alasan yang dapat dibenarkan telah melakukan pelanggaran yang dianggap sebagai penyalahgunaan kepercayaan publik dengan melakukan tindakan seksual dengan seorang tahanan di dalam sel penjara.
Rekaman mengejutkan yang tersebar luas di media sosial, termasuk X, menunjukkan seorang wanita berseragam awalnya terlibat dalam tindakan seksual dengan seorang narapidana.
Video tersebut kemudian memperlihatkan mereka berhubungan seks sementara teman sekamar tahanan tersebut merekam dengan ponsel. Teman sekamar yang merekam tampak merokok sambil berkata, "Guys, kita telah membuat sejarah, inilah yang saya katakan,".
Dalam video tersebut, terdengar suara rekan-rekan petugas melalui radio yang diletakkan di meja samping, serta tumpukan pakaian tahanan yang tergeletak di tempat tidur susun.
Pada satu titik dalam rekaman, seseorang mencoba masuk ke dalam sel, namun pria yang merekam mengatakan, "Tunggu sebentar, satu detik saja,". Pria yang merekam kemudian memutar kamera sambil tersenyum dan berkata, "Inilah cara kita di Wandsworth."
Linda ditangkap di Bandara Heathrow saat hendak terbang ke Madrid setelah memberi tahu pihak penjara tentang rencana perjalanannya. De Sousa Abreu, yang memiliki paspor Portugal, mengaku bersalah atas tuduhan tersebut dan diberikan jaminan bersyarat. Ia akan kembali ke pengadilan yang sama pada 7 November mendatang.
"Ini adalah pelanggaran kepercayaan publik yang mengejutkan. De Sousa jelas merupakan peserta yang antusias yang berpikir ia akan terhindar dari tanggung jawab. CPS menyadari bahwa tidak ada alasan bagi petugas penjara yang berperilaku seperti ini, dan kami tidak akan ragu untuk menuntut mereka yang menyalahgunakan posisi kekuasaan mereka," kata Tetteh Turkson dari Crown Prosecution Service.
Baca Juga: Video Viral Erika Prank Driver Ojol, Ini Penjelasan Hukumnya Menurut Ulama
"Korupsi staf tidak ditoleransi dan mantan petugas penjara yang diduga muncul dalam video ini telah dilaporkan ke polisi. Akan tidak pantas untuk mengomentari lebih lanjut selama penyelidikan berlangsung," ungkap Juru bicara HMP Prison Service.
Tag
Berita Terkait
-
Video Viral Erika Prank Driver Ojol, Ini Penjelasan Hukumnya Menurut Ulama
-
Waduh, Petugas Wanita Ini Kepergok Berhubungan Seks dengan Narapidana di Penjara
-
Diejek Pemobil Gegara Cuma Jalan Kaki, Fanny Soegi Beri Sindiran Pedas
-
Segini Gaji Sule di Masa Jayanya, Setara Satu Mobil Mewah
-
Pindahkan Anak Kuda Nil yang Baru Lahir, Penjaga Kebun Binatang Tewas Diamuk Induknya
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Dulu Identik dengan Lansia, Mengapa Diabetes Tipe 2 Kini 'Hobi' Menyerang Remaja?
-
Sebut Sumbar dan Jabar Suku Barbar, Abu Janda Resmi Dilaporkan ke Bareskrim!
-
Berkedok Toko Kosmetik, Dua Pengedar 210 Ribu Butir Obat Keras di Bekasi Diciduk Polisi
-
Jakarta Siaga Hantavirus: 4 ABK dari Somalia Masuk RSUD Cengkareng, Begini Kondisinya
-
Heboh Begal Pocong, Sosiolog UGM Ingatkan Publik Jaga Nalar: Ini Cipta Kondisi Ala Orba
-
Bakal Salat Idul Adha di Wisma KBRI Paris, Ini Agenda Kunjungan Prabowo di Prancis
-
68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta, Bagaimana Pemprov DKI Pastikan Dagingnya Aman?
-
Usut Suap Bea Cukai, KPK Bedah Misteri Kontainer yang Mengendap 30 Hari di Tanjung Emas
-
Kabar Gembira! 93 Sekolah Rakyat Rampung Juni, Gus Ipul Siapkan Lowongan bagi 8.000 Tenaga Pendidik
-
Tepis Isu Pesanan, Dasco Tegaskan Revisi UU Polri Bukan Demi Jabatan Kapolri