Suara.com - Ernest Prakasa heran dengan pandangan masyarakat Indonesia tentang kampanye pembagian kondom yang justru direspon dengan keributan. Menurutnya, kondom tidak hanya jadi alat kontrasepsi pencegahan kehamilan, tapi juga mencegah penularan penyakit seks.
"Kenapa ya, di Indonesia ini setiap ada pembagian kondom itu langsung jadi ribut. Padahal selain kehamilan, itu bisa mencegah berbagai infeksi seksual termasuk HIV. Emang sihhhh lebih aman lagi kalo ngga ngeseggs sama sekali di luar pernikahan, tapi apa iya realitanya gitu?" tulis Ernest, dikutip dari cuitannya di Twitter, Senin (26/9/2022).
Di sisi lain, ia juga menyoroti jumlah kasus HIV di Indonesia yang masih terus bertambah. Selain itu, berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa sekitar sepertiga kehamilan di Indonesia ternyata tidak direncanakan.
Sementara itu, jumlah orang yang terinfeksi HIV-AIDS di Indonesia hingga Juni 2022 mencapai 500 ribu lebih, data Kementerian Kesehatan. Mengetahui fakta tersebut, ia mempertanyakan apakah pendidikan seks masih bisa dianggap tabu.
"Menurut WHO, 37,5 persen kehamilan di Indonesia adalah kehamilan yg tidak direncanakan. Gokil ya, lebih dari sepertiga. Udah gitu kasus HIV sampe Juni 2022 juga udah tembus angka 500 ribuan. Masih yakin pendidikan segggs dan kondom gak penting?" tulis Ernest lagi.
Sutradara film Cek Toko Sebelah itu menambahkan bahwa seharusnya alat kontrasepsi tidak lagi disalahartikan.
"Kontrasepsi harusnya sih jangan dimiskonsepsi, tapi dieksekusi. Anak muda kudu makin pinter lahh. Yuk, ah kita saling menjaga biar lebih aman!" pungkas Ernest.
Kondom termasuk salah satu dari beragam jenis alat kontrasepsi yang bisa digunakan. Meski penggunaan kondom telah lazim di masyarakat dan bisa dibeli secara bebas, namun kerap masih ada mitos yang beredar tentang penggunaannya dapat membuat laki-laki jadi tidak dapat ereksi atau menyebabkan impoten.
Mitos tersebut telah dibantah oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Bahwa faktanya, impoten memiliki banyak penyebab di antaranya masalah fisik dan emosional.
Baca Juga: Baim Wong Sakit Hati Dikritik Ernest Prakasa dan Ridwan Kamil, Netizen: Hi Manusia Konten
Sehingga, pemakaian kondom sama sekali tidak menyebabkan impoten. Laki-laki yang lebih berumur biasanya sulit untuk tetap ereksi karena kondom mengurangi sensasi ketika berhubungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Cara Menghilangkan Flek Hitam Bekas Jerawat Low Budget, Dokter Sarankan Pakai Bahan Alami Ini
-
Letak Kompor Menurut Feng Shui, Benarkah Bisa Memengaruhi Rezeki? Ini 6 Posisi yang Dianjurkan
-
Ramalan Zodiak 11 Juli 2026: 5 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Keberuntungan dan Cuan!
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut
-
Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna
-
3 Review Facial Wash Non SLS Wardah, Tidak Bikin Wajah Ketarik setelah Cuci Muka
-
5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!
-
Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital
-
Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?