Suara.com - Data di BPOM mencatat industri kosmetika mengalami kenaikan jumlah perusahaan hingga 20,6% per September 2022 meski di masa pandemi Covid-19.
Data tersebut membuktikan bahwa bisnis kecantikan, kata Dokter Penanggung Jawab Klinik Jasper Skincare, dr. Inge Yuliana, merupakan salah satu bisnis yang tahan terhadap ancaman ekonomi.
Untuk itulah, lanjut dia, klinik kecantikannya semakin giat berinovasi dan beradaptasi.
“Pandemi kemarin membuat kami memberikan berbagai layanan berbasis online bagi para konsumen sehingga klinik kecantikan kami juga bisa survive dan tetap mempertahankan 12 cabangnya,” ujar dr Inge kepada awak media, baru-baru ini.
Layanan berbasis online klinik kecantikannya selama masa pandemi, sambung dia, dilakukan dengan menggandeng transportasi berbasis online untuk mengantarkan produk, layanan telemarketing dan konsultasi rutin dengan dokter.
“Hal ini kami lakukan agar para konsumen tetap mendapatkan service optimal dari kami yang sangat antusias melihat pertumbuhan dalam industri ini, bahkan akan lebih baik jika industri ini juga berpartisipasi membangkitkan ekonomi masyarakat yang sempat terjun karena pandemi kemarin khususnya bagi para wanita berkeluarga,” jelas dr. Inge.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa klinik kecantikannya menanamkan value bahwa industri ini dapat membantu perekonomian perempuan yang membutuhkan pekerjaan karena bisnis ini merupakan bisnis yang paling banyak mempekerjakan kaum hawa.
“Selain karena kecantikan selalu identik dengan seorang wanita, bisnis ini juga memiliki beban pekerjaan yang lebih ringan dan waktu yang fleksibel sehingga wanita yang sudah berkeluarga masih bisa menikmati waktu bersama keluarganya setelah bekerja,” katanya.
Berkat inovasi dan strategi marketing yang disesuaikan dengan kondisi selama pandemi, klinik kecantikannya mampu survive hingga sekarang.
Baca Juga: Nindy Ayunda sampai Harus Nabung untuk Coba Treatment Kecantikan Ini
“Seperti saat pandemi Covid-19 kemarin, klinik kecantikan ini bisa mempertahankan sebanyak 12 cabang di saat banyak bisnis lain yang berguguran,” tuturnya.
Hal ini, kata Dr Inge, bisa terjadi karena para sebagian besar perempuan lebih mementingkan kecantikan untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.
“Tidak hanya itu, dalam dunia kecantikan selalu ada rasa kebersamaan dan topik yang tidak ada habisnya karena kesamaan minat,” tambahnya.
Berita Terkait
-
Mengenal XERF, Perawatan Pengencang Kulit Terbaru yang Minim Downtime
-
Cuma Pakai Skincare, Ini Cara Mudah Punya Glass Skin Tanpa Perlu Antre di Klinik
-
Bocil Ini Viral Bikin Klinik Kecantikan Khusus Gen Alpha, Sekali Perawatan cukup Bayar Rp2000
-
Perkumpulan Pengelola Klinik Kecantikan Berkumpul Bahas Permenkes, Dorong Standar Layanan Estetika
-
5 Treatment Klinik Kecantikan untuk Mengatasi Flek Hitam di Usia 40 Tahun
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
Terkini
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut
-
Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna
-
3 Review Facial Wash Non SLS Wardah, Tidak Bikin Wajah Ketarik setelah Cuci Muka
-
5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!
-
Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital
-
Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?
-
6 Tips Feng Shui untuk Menjual Rumah, Cepat Laku dengan Harga Tinggi
-
Awas Tertipu, Begini Cara Membedakan Sunscreen Facetology Asli dan Palsu
-
Bukan Cuma Estetik, Begini Cara Memilih Lantai Rumah yang Awet, Aman, dan Minim Perawatan