Suara.com - Harga sembako atau kebutuhan bahan pokok di setiap daerah bisa jadi berbeda-beda. Salah satu daerah dengan harga sembako yang cukup mahal adalah pedalaman Papua.
Hal ini seperti yang diungkapkan akun TikTok hendradasba35wtk. Dalam unggahan tersebut, seorang pria mengunjungi toko sembako di Intan Jaya, Papua.
Untuk 5 kilogram beras dibanderol dengan harga Rp200 ribu, sedangkan beras berukuran 20 kilogram seharga Rp700 ribu. Warung tersebut juga menyediakan beras yang sudah dibungkus plastik dengan harga Rp20 ribu.
Harga minyak goreng tak kalah mengejutkan. Satu liter minyak goreng dibanderol seharga Rp60 ribu, sedangkan kemasan 2 liter dihargai Rp110 ribu.
Gula setengah kilogram dan tepung sagu 400 gram masing-masing dibanderol seharga Rp20 ribu. Lalu, satu karton telur dibanderol dengan harga Rp110 ribu.
Warga juga bisa membeli telur satuan dengan harga Rp5.000 per butir. Untuk mi instan, harganya pun cukuyp mahal yakni Rp170 ribu satu kardus dan Rp5.000 per bungkus.
Unggahan ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
"Papua rakyatnya kaya-kaya, berapa pun harganya pasti dibeli. Semoga rakyat Papua makmur," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Orang Papua shopping di Jawa auto jadi sultan," ujar warganet ini.
Baca Juga: Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Kaget: Harga Sembako di Makassar Terlalu Murah
"Di Papua uang Rp100 ribu serasa Rp10 ribu," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Kamis (29/12/2022), unggahan ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 1 juta kali di TikTok.
Dibandingkan dengan di Pulau Jawa, tentu harga sembako di Papua tergolong sangat mahal. Harganya bahkan bisa berkali-kali lipat. Bagaimana pendapat Anda tentang hal ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Cara Menghilangkan Flek Hitam Bekas Jerawat Low Budget, Dokter Sarankan Pakai Bahan Alami Ini
-
Letak Kompor Menurut Feng Shui, Benarkah Bisa Memengaruhi Rezeki? Ini 6 Posisi yang Dianjurkan
-
Ramalan Zodiak 11 Juli 2026: 5 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Keberuntungan dan Cuan!
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut
-
Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna
-
3 Review Facial Wash Non SLS Wardah, Tidak Bikin Wajah Ketarik setelah Cuci Muka
-
5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!
-
Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital
-
Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?