Suara.com - Saat melakukan kunjungan kerja ke Australia, Menteri Luar Negeri atau Menlu Retno Marsudi kedapatan pakai tas mewah impor dari Italia, Yves Saint Laurent atau YSL seharga Rp 21,9 juta.
Potret ini terlihat dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, @retno_marsudi, dilihat suara.com, Kamis (13/2/2023). Postingan itu memperlihatkan Menlu Retno Marsudi yang tampak berjalan dan menghampiri Perdana Menteri Australia Selatan.
Seraya menggunakan blouse berwarna krem, Retno dengan bandana khas di kepalanya berjalan cepat menggunakan outfit kasual dan santai, dengan celana hitam dan sepatu putih seraya menenteng kopi dengan tangan kirinya.
Selanjutnya perempuan itu asik berjalan-jalan bersama dengan Perdana Menteri Australia Peter Malinauskas dan Menteri Luar Australia, Negeri Penny Wong sambil berbincang dan minum kopi bersama.
Dari penampilannya, itu outfit Retno juga dilengkapi dengan tas YSL berwarna hitam mungil yang dibiarkan tersampir di bahunya. Meski retno menggunakan tas dengan cara dibalik dan tidak membiarkan ikon YSL terlihat, tapi dari siluet dan saat tas bergoyang di belakang pinggang Retno khas ikon YSL terlihat sangat jelas.
Menurut situs resmi YSL, tas YSL hitam yang digunakan Menlu Retno masuk dalam series Cassandre Quited Chain Wallet, 19 cm black Shw, dan dibandrol dengan harga 1.350 euro atau setara Rp 21,9 juta.
Series tas YSL ini jadi yang paling umum digunakan, yaitu berupa detail tekstur diagonal di seluruh lapisan tas tampak depan dan belakang. Tas ini hadir dalam 12 series warna dari mulai krem, merah, abu-abu, biru, hijau tosca, dan sebagainya.
Selain bisa dijadikan sebagai tas selempang, tas yang terbuat dari kulit calfskin ini bisa juga digunakan sebagai tas tangan, dengan cara bagian rantainya dilepas, dan hanya digenggam begitu saja di berbagai acara formal.
Tas ini juga memiliki 10 slot kartu, satu dompet koin berritsleting, dengan detail perekat berupa snap fastening atau jepretan pengencang. Selain itu tas ini dibuat secara khusus di Italia.
Berita Terkait
-
Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI
-
Pemerintah Beri Penghormatan Tertinggi Pada Prajurit TNI Gugur di Lebanon akibat Serangan Israel
-
Sikap RI 2024 vs 2026: Mengapa Tak Ada Lagi Kata 'Mengutuk' untuk Serangan AS-Israel ke Iran?
-
Tensi Timur Tengah Memanas, Menlu Sugiono Telepon Menlu UEA hingga Prabowo Siap Mediasi ke Teheran
-
Seskab: Surat Duka Cita Gugurnya Ali Khamenei Ditulis Prabowo untuk Presiden Iran
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Industri Mobil Listrik VKTR Punya Siapa? Bikin Pabrik Baru di Magelang
-
7 Sepatu Running Lokal Model Stylish Bisa Buat Nongkrong, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit
-
Selat Malaka Ada di Mana? 'Jantung' Ekonomi Dunia Tak Kalah Penting Dibanding Selat Hormuz
-
3 Zodiak yang Hidupnya Akan Lebih Mudah Setelah 9 April 2026
-
3 Rekomendasi Sandal Recovery Ortuseight, Nyaman Dipakai usai Olahraga dan Aktivitas Seharian
-
5 Zodiak Paling Hoki pada 10 April 2026, Keuangan dan Karier Lancar Jaya
-
Terpopuler: Gaji Kepala Samsat yang Dicopot Dedi Mulyadi hingga Shio Paling Hoki
-
5 Parfum Wanita Paling Enak Wanginya, Aroma Antimainstream
-
5 Shio Paling Hoki pada 10 April 2026, Bakal Mandi Cuan dan Kebahagiaan