Suara.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming kerap mendapatkan komentar negatif di media sosial, karena selalu memberikan tempat bagi semua agama untuk merayakan hari-hari besarnya semeriah mungkin.
Terbaru, sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini bahkan disebut kafir lantaran ikut pawai ogoh-ogoh bersama umat Hindu di Hari Nyepi beberapa waktu lalu. Padahal, Gibran Rakabuming hanya ingin menjadikan Solo sebagai kota yang toleran, sesuai dengan semboyan bangsa, Bhinneka Tunggal Ika.
Memasuki bulan Ramadhan, suami Selvi Ananda ini seakan membungkam mulut haters, dengan membawa replika masjid Syeikh Zayed Solo ke area Balai Kota. Berbagai ornamen-ornamen masjid juga tampak menghiasi seluruh sudut kota, hingga terlihat indah dan syahdu.
Tentu saja, dekorasi ini menjadi salah satu yang menarik perhatian warga, hingga berbondong-bondong mengunjunginya untuk sekedar menikmati hingga foto-foto bersama keluarga.
Memang, bukan kali ini saja Gibran Rakabuming menghias kota Solo dengan berbagai ornamen yang meriah, sesuai hari besar agama-agama di Indonesia. Desember lalu, ia juga sempat menghebohkan karena menghadirkan pohon Natal besar yang menyala di arena Balai Kota dan Jalan Jenderal Sudirman, Solo.
Meski banyak komentar positif terkait langkahnya ini, tak sedikit pembenci yang langsung memakinya. Namun, seperti biasa, kakak Kaesang Pangarep ini tetap santai menanggapinya.
"Komentar positif lebih banyak, kita Solo kota yang toleran ber-Bhinneka Tunggal Ika. Jadi tidak masalah kalau kita merayakan kemarin festival Ogoh-ogoh, Natal, Imlek," katanya, seperti dikutip dari Solo Times.
Lelaki 35 tahun itu pun menyebut yang mereka yang berkomentar negatif merupakan orang-orang yang pikirannya sempit dan tidak open minded.
"Kita kan orang-orang yang open minded, Kalau orang-orang yang seperti itu komen-komen negatif itu ya orang-orang yang pikirannya sempit," ujarnya.
Baca Juga: Ogah Ikut Ganjar Pranowo Soal Timnas Israel, Gibran Pilih Fokus Siapkan Venue Piala Dunia U-20
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Sering Impulsif Saat Ramadan? Psikolog Sarankan Jeda Sebelum Bereaksi
-
Tren Beauty TikTok 2026: Dari Produk Viral ke Brand yang Bertahan
-
Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
-
7 Hal yang Membatalkan Puasa, Bukan Hanya Makan dan Minum
-
Sampai Kapan Batas Penukaran Uang Baru 2026? Ini Cara dan Aturannya
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin
-
Anti-Mainstream! Fuji dan Erika Carlina Bocorkan Tempat Ngabuburit Kece di Tepi Laut Jakarta
-
Doa Apa yang Perlu Dibaca saat Zakat Fitrah?
-
4 Niat Zakat Fitrah, untuk Diri Sendiri hingga untuk Keluarga
-
Apa Hukum Meminta THR dalam Islam? Jangan Memaksa, juga Jangan Menolak