Suara.com - Kabar duka datang dari Penyanyi Isyana Sarasvati yang alami keguguran di kehamilan pertamanya, padahal janinnya baru berusia 8 minggu. Pertanyaanya, gimana cara agar tidak trauma setelah keguguran?
Janin yang disebut Isyana Sarasvati dengan Bebinyo ini secara khusus dibuatkan puisi indah oleh perempuan berusia 30 tahun itu. Di dalam puisi itu, Isyana bercerita masa indah saat sedang mengandung buah hati dengan suaminya Rayhan Maditra, tapi kini hanya jadi kenangan.
"Sampai berjumpa lagi bebinyo. Terimakasih sudah mau berjuang bersama-sama. We'll see you again, till the day our paths cross, we love you so so much bebinyo," tulis Isyana di akhir kalimat unggahannya dikutip suara.com, Rabu (11/10/2023).
Di sisi lain melansir situs Misscarriage Association, Perawat Dr. Sarah Bailey mengatakan ibu hamil dengan riwayat keguguran kerap kali diliputi ketakutan dan kekhawatiran bisa nanti kembali mengalami peristiwa kehilangan janin yang di kandungnya, tapi ia menegaskan bahwa itu adalah hal normal.
"Saya ingin mengatakan kepada semua orang yang hamil lagi setelah keguguran bahwa kecemasan, dan terkadang mengalami emosi yang campur aduk yang dirasakan saat hamil adalah hal normal," kata Dr. Sarah.
Berikut ini tips dari Dr. Sarah cara agar tidak trauma setelah keguguran yang bisa dipraktikan:
1. Tulis Apa yang Dirasakan
Tidak jarang Dr. Sarah menyarankan pada pasiennya agar mau menuliskan apa yang dirasakan. Jika kehamilan berlanjut, diharapkan ibu hamil bisa melihat perasaaanya membaik di kehamilan tersebut. Jika kehamilan tidak berlanjut, setidaknya punya catatan dan mengakui kehamilan tersebut.
2. Punya Ahli yang Paham Kondisi
Baca Juga: Ivan Gunawan Hingga Danny Satriadi Jadi Sosok di Balik Megahnya Busana Pagelaran Sabang Merauke
Akan sangat membantu jika perempuan yang pernah keguguran memiliki ahli kesehatan yang mengetahui latar belakang pasiennya dan bisa paham ia akan sangat kesulitan selama 9 bulan ke depan karena keguguran.
3. Dapatlan Dukungan.
Dukungan suami dan keluarga adalah faktor wajib dan vital, tapi yang lebih penting yaitu punya teman sebaya akan sangat berarti, bahkan memiliki teman berbagi hanya dari online sekalipun menurut Dr. Sarah sangat penting loh.
"Banyak pasien saya mendapati forum online dan halaman Facebook, lalu berbicara dengan orang-orang yang mengalami pengalaman serupa dapat membantu," kata dia.
4. Nikmati Hal Terkecil
Saat seorang perempuan hamil lagi setelah keguguran, kekhawatiran dan ketakutan akan cepat menguasai. Jadi Dr. Sarah sangat menyarankan untuk menikmati hal terkecil dan sederhana sekalipun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Rekam Jejak Roby Tremonti, Aktor yang Terseret Isu Child Grooming di Buku Aurelie Moeremans
-
Daftar Wilayah DIY yang Berpotensi Diguyur Hujan Petir hingga Pukul 15.00 WIB Hari Ini
-
5 Hair Tonic untuk Menumbuhkan Rambut, Ampuh Atasi Kerontokan dan Kebotakan
-
4 Sepatu Sneakers Wanita Mulai Rp100 Ribuan, Empuk dan Anti Lecet Dipakai Jalan
-
Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!
-
5 Moisturizer Terbaik Harga Pelajar untuk Mencerahkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Alasan Aurelie Moeremans Terbitkan Buku Broken Strings secara Gratis
-
5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
-
Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, Apa Itu Child Grooming dan Bahayanya Pada Anak?
-
5 Sampo Jepang untuk Atasi Rambut Rontok dan Uban Usia 40 Tahun ke Atas