Lifestyle / Komunitas
Selasa, 24 Oktober 2023 | 17:45 WIB
Gibran Rakabuming Raka. [Suara.com/Ema Rohimah]

Usai paslon Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin sudah mendeklarasikan akan maju Pilpres 2024. Giliran Prabowo yang ditunggu untuk mengumumkan pasangan cawapresnya. Beberapa nama pun sempat mencuat di media sosial, salah satunya Gibran.

Bahkan, Gibran sampai ditanya soal SKCK sebagai syarat mencalonkan wapres. Namun, ia menepisnya.

"Saya kalau ngurus pasti konangan (ketahuan) kan ke PN sama kepolisian, pasti ketahuan dong. Lho aku ora ngurus apa-apa (lho, saya tidak mengurus apa-apa)," kata Gibran seperti dikutip dari Sukabumiupdate.com - jaringan Suara.com, Kamis (19/10/2023).

Lebih lanjut, Gibran juga menyebut keputusan cawapres Prabowo merupakan kewenangan Ketum dari Koalisi Indonesia Maju (KIM).

"Urusan pencalonan itu ketua-ketuanya yang berhak ya. Gitu nggih (ya)?" katanya.

Gibran Tepis Isu Pindah Golkar

Nama Gibran dikabarkan menjadi cawapres dengan Prabowo semakin menguat usai putusan MK mengenai syarat usia. Selain itu, muncul pula kabar kalau berpindah ke Partai Golkar padahal masih berstatus sebagai kader PDIP.

Namun, putra sulung Presiden Jokowi itu menepis kabar itu.

"Siapa yang bilang?" katanya saat ditemui di Balai Kota Solo, Selasa (17/10).

Baca Juga: Soroti Dinasti Politik Jelang Pilpres 2024, Masinton PDIP: Demokrasi Harus Diselamatkan Lewat Pemilu atau Non Pemilu!

Gibran mengaku selama ini hanya berkomunikasi dengan Partai Golkar sebagai bentuk silahturahmi saja. Ia tak pernah menyinggung soal kemungkinan pindah ke Partai Golkar.

"Kalau komunikasi saya pasti komunikasi, tapi tidak untuk yang ini tadi. Saya kan tetap jaga silaturahmi dengan siapa pun," katanya.

Selain itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengumumkan penunjukan sejumlah kepala daerah berusia muda dari partai menjadi jubir dan jurkam pasangan bakal capres dan cawapres, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Nama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Wali Kota Medan Bobby Nasution termasuk yang ditunjuk untuk mengisi posisi tersebut.

Gibran Resmi Didukung Partai Golkar Untuk Jadi Cawapres Prabowo

Meski sempat membantah dan ditetap menjadi juru kampanye. Tiba-tiba saja Gibran mendapat dukungan resmi dari Partai Golkar untuk bersanding dengan Prabowo di Pilpres 2024.

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu mengaku senang karena sudah didukung mendampingi Prabowo. Ia mengaku akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Ketua Umum Partai Gerindra itu.

"Terima masih pada keluarga besar Golkar, saya senang apresiasi atas hasil Rapimnas siang ini. Untuk selanjutnya akan kami koordinasi dan tindaklanjuti bersama dengan Pak Prabowo," ujar Gibran.

Setelah itu, tepat pada tanggal 22 Oktober 2023 Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang terdiri dari Gerindra, Golkar, PAN dan Partai Demokrat resmi mengusung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai capres-cawapres.

Tentu saja kabar mengejutkan ini membuat publik ada yang merasa turut senang. Bahkan, ada juga yang merasa kecewa karena sebelumnya keluar Presiden Jokowi santer dituding mengukuhkan Dinasti Politik. Hal itu pun semakin menguat usai Gibran resmi menjadi cawapres Prabowo.

Meski mulanya Gibran menepis isu-isu yang membuat resah masyarakat. Ternyata dirinya pun akhirnya jatuh kepada pihak Prabowo Subianto. Sepertinya momen politik ini sangat cocok dengan ungkapan milik Charles de Gaulle bahwa "Politisi tidak pernah percaya atas ucapannya sendiri. Mereka justru terkejut bila rakyat memercayainya."

Load More