Suara.com - Pelajar berusia 17 tahun di Gowa, Selawesi Selatan (Sulsel) menjadi korban pemerkosaan oleh salah satu anggota polres Gowa. Gadis belia yang masih duduk dibangku SMA tersebut menjadi korban pemerkosaan setelah diamankan pihak Kepolisian Resor (Polres) Gowa. Berikut biodata polisi Gowa perkosa pelajar di toilet Pospol.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kasus pemerkosaan ini terjadi ketika korban ditahan oleh polisi karena kedepatan berboncengan tiga menggendarai sepeda motor di jalan raya.
Setelah diamankan, korban lalu di bawa ke posko Tim Jatanras Polres Gowa kemudian diperkosa. Diketahui, pelaku pemerkosa berinisial AB (37) yang dikenal sering membantu polisi alias Banpol.
Pihak kuasa Hukum korban, Ananda Eka Saputra menjelaskan, pemerkosaan itu terjadi pada hari Minggu subuh tanggal 29 Oktober 2023 lalu. Insiden pemerkosaan ini terjadi lantaran korban terjaring razia.
“Korban terjaring razia. Lalu dibawa ke Posko. Di atas mobil polisi, korban sudah dilecehkan. Sesampainya di posko, korban ke toilet dekat posko. Disitu, ia langsung diperkosa,” ungkap Ananda Eka kepada awak media, Jumat 3 November 2023.
Korban Diberi Uang Tutup Mulut Oleh Pelaku
Kuasa hukum korban membeberkan, bahwa korban sempat menceritakan perbuatan keji itu kepada salah satu anggota Jatanras Polres Gowa. Bukannya langsung mengamankan pelaku, namun anggota itu diduga memberikan uang sebesar Rp500 ribu sebagai tutup mulut.
Uang itu juga diklaim sebagai ganti rugi lantaran korban baru saja kehilangan uang Rp100 ribu yang pada awalnya akan ia pakai untuk membeli obat.
Orang tua korban pun curiga sebab anaknya mempunyai uang Rp500 ribu. Setelah orang tua korban menanyakan perihal asal uang tersebut, korban akhirnya menceritakan semua kejadian nahas yang telah dialami olehnya.
Kapolres Gowa Meminta Maaf
Baca Juga: Maju Mundur Tilang Uji Emisi di DKI Jakarta, Bikin Aturan Kok Plin Plan Pak?
Atas kejadian ini, Kapolres Gowa, AKBP Reonald TS Simanjuntak, telah meminta maaf. Ia mengaku menyesalkan dan menyayangkan kejadian ini.
"Selaku Kapolres Gowa saya menyesalkan dan menyayangkan atas peristiwa ini. Saya pun memohon maaf," ujar Reonald kepada wartawan, Jumat (3/11/2023).
Reonald menjelaskan bahwa peristiwa pemerkosaan yang terjadi di kantor atau posko unit lapangan Jatanras Satreskrim Polres Gowa, berada di area Terminal Cappa Bungayya, Pallangga, adalah kelalaian dari anggotanya. Lantaran petugas meninggalkan korban sendirian yang seharusnya masih dalam pengawasan kepolisian.
"Saya telah perintahkan Propam untuk melakukan investigasi dan perintahkan segera proses disiplin dan hukuman yang setimpal terhadap petugas yang lalai tersebut," tegasnya.
Terkait penyelidikan ini, Kapolres tidak menyebut berapa jumlah anggota Jatanras yang telah diperiksa. Namin, ia berjanji akan melakukan proses evaluasi secara menyeluruh atas peristiwa kelalaian tersebut.
"Sekali lagi saya berjanji akan melakukan evaluasi itu, serta memperbaiki agar personel tak lalai lagi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Siapa Perwira Polres Subang yang Ikut Rekayasa Pembunuhan Tuti-Amel?
-
Maju Mundur Tilang Uji Emisi di DKI Jakarta, Bikin Aturan Kok Plin Plan Pak?
-
Dicecar Wartawan Jelang Pemeriksaan Kasus Pemerasan Pimpinan KPK, Begini Reaksi Alex Tirta
-
KPK Kerap Bermasalah, Kejagung Dianggap Jadi Tumpuan Publik untuk Penanganan Kasus Hukum
-
Apa Syarat Motor dan Mobil Lulus Uji Emisi? Cek di Sini
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
7 Kesalahan yang Bikin Kue Sagu Keju Hancur, Ini Cara Mengatasinya!
-
Cara Jawab "Kapan menikah" dan 4 Pertanyaan Sensitif saat Lebaran secara Elegan Tanpa Emosi
-
6 Cara Budgeting THR Lebaran 2026, Segini Nominal yang Pantas untuk Orangtua dan Ponakan!
-
Promo Minyak Goreng di Alfamart Diskon Gede-gedean, Cek Daftar Lengkap Merek Favorit
-
Kisah Baju Lebaran Cucu Nabi Muhammad Hasan dan Husein, Teladan Umat Muslim
-
Brongkos Yogyakarta, Hidangan Legendaris Keraton yang Bisa Jadi Inspirasi Menu Lebaran
-
5 Rekomendasi CC Cream Pengganti Foundation untuk Makeup Natural Saat Lebaran
-
Tak Cuma THR, Ini 4 Tunjangan ASN yang Cair Berdasarkan PP Nomor 9 Tahun 2026
-
27 Ramadan 2026 Tanggal Berapa? Wajib Catat, Diyakini Turunnya Lailatul Qadar
-
Cek Harga Tiket Bus Rosalia Indah Lebaran 2026, Lengkap dengan Cara Pesannya