Suara.com - Polisi baru saja membongkar modus baru peredaran narkoba, yakni melalui keripik pisang dan cairan bernama happy water. Adapun salah satu lokasinya yaitu terletak di Yogyakarta.
Pembuatan keripik pisang narkoba tersebut berlokasi di sebuah rumah kontrakan di Padukuhan Pelem Kidul, Kalurahan Baturetno, Kapanewon Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Rumah yang diketahui milik Wahyuni (66) ini dikontrak oleh pelaku bernama Rohandi, warga DKI Jakarta yang sudah tinggal selama satu bulan. Rohandi sendiri menjadi pembuat keripik pisang narkoba tersebut.
Lantas, seperti apakah profil dari Rohandi, pembuat keripik pisang narkoba Bantul yang dikira pengangguran?
Profil Rohandi
Wahyuni menuturkan, hampir setiap hari rumah yang ditempati oleh Rohandi selalu dalam keadaan tertutup. Rohandi hanya keluar rumah pada saat mencari makan. Ia juga menyebut Rohandi membeli makan di angkringan dan warung pempek.
Pada saat memperhatikan rutinitas Rohandi yang seperti itu, Wahyuni sempat mengira bahwa R merupakan pengangguran. Karena tidak ada gerak-gerik R yang janggal, Wahyuni pun tidak ingin berprasangka buruk kepada R.
Sosok Rohandi yang sebenarnya baru terkuak pada Kamis (2/11/2023). Rohandi ternyata terlibat peredaran narkoba. Fakta bahwa Rohandi merupakan pembuat keripik pisang narkoba sontak mengejutkan pemilik kontrakan.
Ia mengetahui ada penggerebekan di rumahnya setelah diberitahu oleh tetangganya. Wahyuni juga sempat menyaksikan detik-detik Rohandi diringkus kepolisian.
Baca Juga: Cara Membedakan Keripik Pisang Asli dan Narkoba, Hati-hati Bisa Ngefly
Rohandi sendiri merupakan salah satu dari delapan orang yang ditangkap oleh polisi terkait peredaran narkoba dengan modus baru. Kasus tersebut diungkap oleh Bareskrim Polri.
Pelaku menjual keripik pisang narkoba dan happy water dengan harga tinggi. Keripik pisang narkoba tersebut dijual dalam berbagai kemasan mulai dari 50 hingga 500 gram.
Barang tersebut dijual dengan harga Rp 1,5 juta sampai Rp 6 juta. Sementara itu, untuk happy waternya dijual dengan harga Rp 1,2 juta. Semua barang-barang tersebut dijual melalui internet.
Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) DIY Brigjen Pol R Slamet Santoso menjelaskan keripik pisang narkoba dan happy water dibuat dari campuran beberapa jenis narkotika. Ia menyebut happy water dikonsumsi dengan cara meneteskan cairan ke minuman atau makanan.
Akibat dari perbuatannya, Rohandi dan tersangka lainnya dijerat Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang mengedarkan narkotika golongan I.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Cara Membedakan Keripik Pisang Asli dan Narkoba, Hati-hati Bisa Ngefly
-
Pemuda Bantul Ini Dikira Pengangguran, Padahal Distributor Keripik Pisang Narkoba
-
Detik-detik Pusat Rehabilitasi Pecandu Narkoba Di Iran Kebakaran, 32 Orang Tewas Terpanggang
-
HYBE Labels Bantah Rumor BTS Terkait Kasus Narkoba Lee Sun Gyun dan G-Dragon
-
3 Fakta Mengejutkan Skandal Narkoba Lee Sun Kyun dan G-Dragon
Terpopuler
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 6 Rekomendasi Sabun Mandi di Alfamart yang Wangi Semerbak dan Antibakteri
- Tembus Pelosok Bumi Tegar Beriman: Pemkab Bogor Tuntaskan Ratusan Kilometer Jalan dari Barat-Timur
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Ahmad Sahroni Resmi Kembali Jabat Pimpinan Komisi III DPR, Gantikan Rusdi Masse
Pilihan
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
Terkini
-
Viral Kontroversi Dwi Sasetyaningtyas, Berapa Uang Saku LPDP Luar Negeri?
-
Komunitas Ini Buktikan Sampah Bisa Jadi 'Tabungan' Bernilai Ekonomi, Mengubah Lingkungan Sekitar
-
Nonton Video Mukbang saat Puasa, Bisa Mengurangi Pahala? Ini Kata Ustaz
-
72 Jam Nonstop! Modinity Raya Festival Hadir dengan Konsep Baru untuk Belanja Ramadan Lengkap
-
6 Shio Paling Beruntung Hari Ini 22 Februari 2026, Hoki Menanti di Akhir Pekan
-
Terpopuler: Batasan Alumni LPDP Tinggal di Luar Negeri, Mudik Gratis DKI Jakarta Dibuka
-
40 Kata-Kata Lucu Bangunin Sahur Anti-Mainstream
-
5 Rekomendasi Takjil Buka Puasa Selain Gorengan, Perut Tak Gampang Begah
-
7 Rekomendasi Susu Kurma untuk Sahur Agar Puasa Tidak Lemas
-
Jadwal Imsakiyah dan Subuh Kota Yogyakarta Hari Ini Minggu 22 Februari 2026