Masyarakat dihebohkan belakangan ini setelah adanya bayi prematur yang diduga meninggal setelah dijadikan model konten oleh salah satu klinik di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Bayi tersebut sebelumnya di rawat di Klinik Alifa Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya Jawa Barat dengan berat 1.5 kilogram.
Bayi prematur yang seharusnya masih berada dalam inkubator, tanpa sepengetahuan keluarga, dijadikan sebagai model konten untuk newborn photography oleh pihak klinik.
Tak hanya dijadikan konten, klinik yang membantu proses kelahiran sang bayi tersebut juga diduga memberikan pelayanan buruk kepada pihak keluarga korban.
Merasa tidak terima, pihak korban pun dengan cepat menggandeng pengacara dan melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Lantas, seperti apakah sosok suami istri orang tua bayi prematur yang meninggal usai dijadikan konten klinik? Simak informasi lengkapnya.
Orang Tua Bayi Diduga Jadi Korban Malpraktik
Bayi prematur tersebut merupakan anak dari pasangan Erlangga Surya (23) dan Nisa Armila (23). Bayi yang meninggal diduga setelah menjadi model konten klinik tersebut merupakan putra pertama pasangan tersebut.
Kedua orang tua bayi prematur tersebut merupakan warga Leuwimalang, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.
Baca Juga: Profil Suami Istri Pemilik Klinik Alifa, Penyebab Bayi Prematur Meninggal Karena Dibuat Konten
Kakak kandung Erlangga, Nadia Anastasya menyebut bahwa pihak keluarga sudah melapor ke Polres Tasikmalaya Kota. Sebelum melaporkan kepada pihak kepolisian, pihak keluarga juga sudah mengadu ke Dinas Kesehatan di Tasikmalaya.
Dengan tegas, Nadia mencari keadilan serta berharap ada pembelajaran untuk seluruh pihak atas apa yang menimpa keluarganya. Nadia menyebut pihak klinik sudah kerap datang ke rumahnya untuk meminta maaf.
Bayi Erlangga dan Nisa diketahui lahir pada Senin, (13/11/2023) malam karena prematur. Sang bayi pun dimasukkan ke dalam inkubator. Bayi tersebut dilahirkan di klinik yang ada di Jalan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.
Namun kejanggalan terus terjadi, Erlangga menuliskan dalam suratnya bahwa bayinya yang berbobot 1,7 kilogram itu dimandikan oleh tenaga medis di Klinik Alifa tersebut.
Ia juga menyayangkan, kondisi istrinya yang butuh pertolongan karena kondisi sudh lemas malah disuruh pulang. Ketika mendapat penangananpun, Erlangga menyebut bahwa bidan di klinik tersebut banyak bermain ponsel dan menyerahkannya pada mahasiswi praktik.
Lalu, keesokan harinya pihak keluarga korban merasa heran karena pihak klinik mempersilahkan ibu dan bayinya untuk pulang.
Berita Terkait
-
Profil Suami Istri Pemilik Klinik Alifa, Penyebab Bayi Prematur Meninggal Karena Dibuat Konten
-
'Anak Saya Bukan Binatang' Pilunya Surat Ayah Bayi Prematur yang Meninggal Usai Dijadikan Konten
-
Kronologi Bayi Prematur Meninggal Usai Dijadikan Konten Newborn Klinik, Orang Tua Curiga Ada Biaya Misterius
-
Cerita Pilu Puluhan Bayi Prematur di Gaza Berjuang Lawan Infeksi Saat Rumah Sakit Al Shifa Diserang Israel
-
Kronologi Bayi Prematur di Tasikmalaya Meninggal Diduga Karena Jadi Konten Klinik
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Kenapa Paskah Identik dengan Telur dan Kelinci? Begini Asal-Usulnya
-
Cara Exfoliating Toner agar Kulit Tak Iritasi, Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Aman untuk Pemula
-
Urutan Skincare Wardah Acnederm Pagi dan Malam untuk Atasi Jerawat dan Bekasnya
-
APPMI DKI: Isu BBM Naik Bikin Warga Menahan Belanja Baju Lebaran 2026 Lalu
-
5 Sunscreen Stick untuk Re-Apply saat Pakai Makeup, Cocok untuk Pekerja Kantoran
-
Kenalan sama Godzilla El Nino, Fenomena Iklim Dampaknya Sampai Indonesia?
-
7 Skincare Bengkoang untuk Mencerahkan Wajah, Kulit Glowing Mulai Rp6 Ribuan
-
Bolehkah Retinol dan Niacinamide Dipakai Bersamaan? Ini Panduannya
-
Bikin SKCK Bayar Berapa? Cek Biaya Resmi Terbaru dan Syarat Lengkapnya di Sini!
-
5 Risiko Melahirkan di Usia 40-an seperti Annisa Pohan, Ada Tantangan Fisik dan Mental