Ayah L baru mengetahui bahwa anaknya didorong dan ditindih oleh temannya dan semua guru mengetahui akan kejadian tersebut.
5. Korban Tetap Bersekolah dengan Berbagai Intimidasi
Setelah tangan korban sembuh, L masih terus bersekolah dengan santapan intimidasi setiap harinya. L ketakutan dan tidak kuasa bercerita kepada siapapun.
L merasa ketakutan jika nantinya ia akan dikeroyok ketika bercerita, sampai akhirnya bocah malang tersebut pun menjalani hari menjadi sosok pemurung dan pendiam.
6. Dipertemukan dengan Psikolog
Sampai akhirnya, orang tua L mempertemukannya dengan psikolog yang menjadi awal mula kasus sebenarnya terbongkar.
L sudah satu tahun lamanya mengalami kekerasan psikis dan fisik, tak hanya dilakukan oleh pelaku anak yang disinyalir merupakan anak orang kaya dan memiliki pengaruh di Sukabumi Kota. Guru-guru dan orang tua pelaku juga kerap mengintimidasi dan tidak segan melakukan kekerasan fisik terhadap tubuh mungilnya.
7. Ingin Minum Obat Tidur karena Ketakutan
L juga sempat bercerita bahwa ia ingin meminum obat tidur karena benar-benar tidak bisa tidur dengan tenang akibat rasa takut dan perasaan tertekan yang ia alami.
Baca Juga: Viral Bocah SD di Sukabumi Diduga Dibully sampai Patah Tulang, Ortu Pelaku Disebut Ikut Siksa Korban
Orang tua L langsung melaporkan hal tersebut ke Polres Kota Sukabumi sejak 16 Oktober 2023 lalu, tetapi sampai saat ini proses hukum tidak kunjung naik ke tahap penyelidikan. Sampai saat ini, orang tua L harus terus berjuang mencari keadilan untuk sang putra.
8. Dinas Pendidikan Kota Sukabumi Buka Suara
Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Martin Wahyudi mengaku menerima informasi dari pihak sekolah bahwa peristiwa tersebut bukan bullying, melainkan kecelakaan. Hal tersebut berbanding terbalik dengan keterangan dari orang tua korban.
Martin menjelaskan sempat ada mediasi antara pihak sekolah, komite sekolah, orang tua korban hingga terduga pelaku. Namun sayang tidak ada berita acara yang menjelaskan hasil dari mediasi.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Viral Bocah SD di Sukabumi Diduga Dibully sampai Patah Tulang, Ortu Pelaku Disebut Ikut Siksa Korban
-
Kantor Diamkan Kasus Kekerasan Seksual Pekerja Kena Denda Rp 15 Miliar Sampai Izin Dicabut
-
Tak Hanya Anggap Bullying Bercanda, Sukaemah Juga Katakan Hal Ini ke Almarhum Fatir: Bilang ke Mama Kamu..
-
Sosok Guru Sukaemah Disorot Lagi Usai Fatir Korban Perundungan Meninggal, Sempat Bilang Cuma Bercanda
-
Mengenal 3 Model Stigma yang Wajib Banget Kita Hindari
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
Terkini
-
5 Bedak Lokal untuk Tutupi Flek Hitam dan Pori-Pori Besar Usia 40 Tahun ke Atas
-
Skincare Lokal Makin Dekat, Kini Lebih Mudah Ditemukan di Banyak Daerah
-
5 Rekomendasi Skincare Wardah yang Cocok untuk Remaja, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
5 Rekomendasi Vitamin Terbaik saat Flu untuk Jaga Imun Orang Dewasa
-
7 Rekomendasi Krim Malam Untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
-
Berapa Gaji Noe Letto yang Baru Dilantik Jadi Tenaga Ahli DPN? Segini Kisarannya
-
5 Sunscreen Serum SPF 50 untuk Usia Matang, Bye-bye Kusam dan Flek Hitam
-
Rekam Jejak Noe Letto dan Frank Hutapea yang Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional
-
5 Setrika Anti Lengket Terbaik 2026 untuk Pakaian Setengah Kering saat Musim Hujan
-
Silsilah Noe Letto, Putra Cak Nun Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional