Sejak saat itu, Connie mulai mendalami dunia militer. Ia juga sempat tergabung dengan program IDEAS Leadership Programme MIT Boston, Amerika Serikat. Ia berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya di Universitas Indonesia (UI).
Connie pernah menjadi Senior Research Fellow di The INSS Institute of National Security Studies di Tel Aviv, Israel. Hal ini membuatnya memahami pertahanan dan keamanan militer di beberapa negara Timur Tengah. Connie juga sempat aktif mengajar di Sekolah Diplomat Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Sesparlu dan Disparlu).
Dengan latar pendidikan pertahanan dan keamanannya tersebut, Connie pernah didapuk menjadi pembicara di beberapa forum besar seperti National Defense University (NDU), Washington D.C. Global Security Meeting yang digelar di Bratislava, Slovakia dan ASEM-EU Regional Security Architecture Meetings, Centre for Security Policy (CCSP) yang digelar di Switzerland.
Ia juga merilis dua buku ternama berjudul Pertahanan Negara & Postur TNI Ideal tahun rilis 2007 dan Defending Indonesia tahun rilis 2009.
Nama Connie juga sempat masuk jajaran pemimpin masa depan versi Massachusetts Institute of Technology (MIT), Boston, Amerika Serikat di bidang intelektual pertahanan keamanan RI.
Connie juga sempat menjadi kader Partai Nasdem sebelum akhirnya mengundurkan diri karena diduga ada perbedaan prinsip.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Tak Terima 'Dikatai' Rosan, Connie Bakrie Bongkar Pertemuan Rahasia: Saya Ditawari Wamen dan Jeep Bantley
-
Seret Hasto PDIP, Connie Sebut Prabowo Pernah Ngaku Jabat Presiden Hanya 3 Tahun ke Pengusaha
-
Berani Senggol Prabowo, Hubungan Connie Bakrie dengan Aburizal Bakrie Dipertanyakan
-
Sosok Connie Bakrie, Pengamat Militer Jadi Trending Topic usai Kembali 'Senggol' Prabowo
-
Balas Tudingan Soal Skenario Prabowo Presiden Dua Tahun, Rosan Sebut Connie Minta Jatah Menteri
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan