Suara.com - Capres nomor urut 03, Ganjar Pranowo hampir dipastikan tak memenangkan Pilres 2024. Pasalnya perolehan suara sementara menunjukkan ia berada di poisisi paling rendah, yakni kurang lebih 16 persen.
Soal Ganjar usai Pilpres, pengamat politik M Qodari menaksir bahwa mantan Gubernur Jawa Tengah itu memiliki gerak politik yang cukup sempit.
Langkah politik Ganjar akan terbatas pada keputusan politik Megawati Soekarnoputri dan PDI Perjuangan. Terlebih Ganjar sudah tak bisa lagi mencalonkan diri sebagai Gubernur Jawa Tengah karena sudah dua kali menjabat.
"Mas Ganjar ini akan sangat tergantung Bu Mega lah mau dibawa kemana, kalau mau gabung ke pemerintah dia bisa jadi menetri, tapi kalau opisisi maka mau kemana dia?" ungkap Qodari seperti yang dikutip dari kanal YouTube Komisidotco, Senin (26/2/2024).
"Kalau istilah saya, mau balik ke Jawa Tengah udah jadi Gubernur dua kali, kecuali kalau undang-undangnya diubah," imbuhnya.
Lebih lanjut Qodari menyebutkan langkah politik yang memungkinkan untuk Ganjar adalah menjadi bupati.
"Atau ya ini saya separuh serius separuh bercanda, ya Ganjar jadi Bupati Boyolali, kenapa Boyolali? di antara semua kabupaten kota, Ganjar-Mahfud yang menang ya cuma di Boyolali," tutur Qodari.
Sementara itu, Ganjar kecil kemungkinannya untuk hengkang dari PDI Perjuangan.
"Rasanya enggak kalau keluar dari PDIP, itu di luar imajinasi politik, Mas Ganjar itu udah memilih bahwa dia menjadi bagian dari PDIP dan Ibu Mega, dia justru masih lebih berat kalau pindah dari PDIP," tandasnya.
Baca Juga: Ramai Dibahas, Apakah Tiwul Boleh Dikonsumsi Pesepak Bola?
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
9 Rekomendasi Parfum yang Cocok untuk Zodiak Taurus, HMNS hingga Mykonos
-
Kebakaran Hebat Landa Permukiman Padat di Kebayoran Lama, 28 Unit Damkar Dikerahkan