Suara.com - Musim durian ternyata tak hanya menarik perhatian manusia, buktinya viral di media sosial seekor harimau sumatera makan durian. Dalam video tersebut tampak seekor harimau yang memakan durian yang jatuh dari pohonnya. Harimau tersebut bahkan dengan sigap membuka kulit durian dan memakannya sampai tandas.
Fenomena harimau makan durian ini kontras dengan pemahaman penguasa hutan tersebut sebagai hewan karnivora atau pemakan daging. Namun, seorang warganet berkomentar jika menurut legenda nenek moyang masyarakat Sumatera ada beberapa ciri durian yang sudah dimakan harimau. Dua yang paling kentara adalah sisa kulit yang ditata rapi membentuk bunga, serta biji bersih.
Balai Taman Nasional Tesso Nilo di Provinsi Riau juga ikut menyoroti viralnya harimau makan durian ini. Dalam unggahan Instagram @btn_tessonilo, mereka memberikan penjelasan bahwa penelitian para ahli menyebutkan ketika musim buah datang banyak herbivora dan pemakan buah yang berkumpul seperti monyet, tapir, babi, rusa bahkan omnivora beruang madu.
Lalu harimau sumatera juga datang, mengintai dari rerimbunan pohon, calon mangsa yang lengah ketika makan buah untuk disergap. Namun, bukan hanya calon mangsanya saja, buah durian juga dimakan oleh harimau tersebut.
Cerita rakyat soal harimau makan durian ini juga banyak dikenal oleh masyarakat Jambi. Dikisahkan Desa Kemingking Dalam terkenal dengan berbagai macam hasil bumi salah satunya adalah durian. Di desa itu rakyat hidup sejahtera berdampingan dengan raja – raja penguasa. Namun, pada suatu hari harimau datang menyerang.
Harimau ini buas, bengis, dan lapar. Ia tidak hanya menghabisi ternak warga masyarakat, tetapi lambat laun harimau ini mulai menyerang manusia. Membuat belasan orang meninggal dan puluhan lainnya luka-luka.
Raja tidak tinggal diam. Ia memerintahkan salah seorang prajuri paling sakti untuk mengatasi krisis yang terjadi di kerajaannya. Prajurit ini pergi mencari harimau untuk mengusir atau membunuhnya. Ketika berhadapan dengan sang harimau prajurit ini langsung menyerang dengan segala daya upaya yang dimilikinya. Namun sang harimau yang sangat besar dan kuat dapat dengan mudah mematahkan pedang dan tombak senjata sang prajurit serta melukai prajurit hingga terluka parah.
Prajurit kemudian melarikan diri hingga sampai ke sebuah daerah yang masih merupakan bagian dari wilayah Desa Kemingking Dalam yang dipenuhi aroma manis dan tanahnya dipenuhi buah yang penuh duri.
Di tempat ini sang prajurit tidak dapat lagi melarikan diri dan ia telah bertekad untuk melawan sang harimau apapun taruhannya. Prajurit menyadari kehadiran buah yang permukaannya dipenuhi duri itu. Ia kemudian menggunakan buah yang di masa kini dikenal dengan nama durian sebagai senjatanya hingga harimau kalah.
Baca Juga: Harimau Mati Lagi di Medan Zoo, Warganet Geruduk Akun Instagram Bobby Nasution
Saat hendak menghabisi sang harimau, harimau pun meminta ampun atas semua kesalahan yang telah ia lakukan di masa lalu. Ia pun berjanji kepada sang prajurit untuk tidak lagi menyerang warga asalkan ia diperbolehkan untuk melahap sebagian dari buah yang penuh duri yang tumbuh di tanah mereka itu.
Setelah itu, harimau dan masyarakat hidup berdampingan. Hewan itu hanya muncul di waktu malam ketika musim durian hampir usai untuk melahap buah-buah terakhir yang telah diperjanjikan untuknya.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Deretan Saham yang Bakal Ketiban 'Durian Runtuh' dari Program Makan Siang Gratis Prabowo
-
Durian Mengandung Kolesterol Tinggi? Ini Faktanya
-
Legitnya Bisnis Durian Badui, Omzet Tembus Miliaran Rupiah!
-
Bobby Nasution soal Harimau Mati di Medan Zoo: Masa Nggak Boleh Mati?
-
Harimau Mati Lagi di Medan Zoo, Warganet Geruduk Akun Instagram Bobby Nasution
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Cara Memilih Teh Berkualitas, Tak Sekadar Wangi tapi Juga Konsisten dari Daunnya
-
Libur Iduladha 2026 Berapa Hari? Ini Jadwal Resmi Menurut SKB 3 Menteri
-
Isi Pidato Presiden Prabowo Hari Ini di DPR RI, Bongkar Kebocoran Anggaran Rp14.000 Triliun
-
Bahan Baku Aman Jadi Fokus Baru Industri Kosmetik, Produsen Mulai Tinggalkan Formula Berisiko
-
Mencuci Beras Sebaiknya Berapa Kali sebelum Dimasak? Jangan sampai Nutrisinya Terbuang
-
Ortuseight Luncurkan Sepatu Padel Vector Bandeja, Gabungkan Performa dan Gaya
-
4 Zodiak yang Cocok Jadi Pasangan Taurus, Hubungan Langgeng Tanpa Drama
-
Nomor Rumah Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Rezeki dan Keharmonisan
-
5 Lip Cream Paling Laris di Shopee dan Tahan Lama Sampai 20 Jam
-
Mau Travelling ke Luar Negeri? Ini Cara Kerja Asuransi Perjalanan yang Perlu Kamu Tahu