Suara.com - Erina Gudono ungkap keanehan yang dia alami selama kehamilan anak pertamanya. Istri Kaesang Pangarep itu mengatakan kalau sang suami yang justru lebih bersikap seperti 'ibu hamil' dibandingkan dirinya.
"Btw jujur mas Kaesang itu kayanya lebih hamil daripada aku yang hamil, maksudnya yang ngerasain ngidam parah dan aneh aneh sampai ngga bisa tidur, badannya gak enak, lebih aware A-Z tentang kehamilan malah dia," ungkap Erina pada postingannya di Instagram story, dikutip Jumat (21/6/2024).
Bahkan Erina justru lebih bersikap santai dari Kaesang. Selama kehamilannya yang telah masuk usia lima bulan, Erina merasa kalau perubahan yang dia alami masih bersikap wajar.
"Akunya masih relatif wajar (belum tau kalau nanti) hahahaa," imbuh Puteri Indonesia Yogyakarta 2022 itu.
Apa yang dialami Kaesang sebenarnya memang biasa dialami para suami. Dikutip dari Klik Dokter, suami yang alami gejala seperti kehamilan, seperti ngidam, disebut sebagai kehamilan simpatik atau sindrom couvade (mengeram).
Gejala sindrom suami ngidam meliputi gejala fisik dan psikologi. Gejala fisik yang muncul biasanya berupa mual, muntah, kaki kram, dan nyeri perut. Sedangkan gejala psikologi, misalnya mudah marah, ngidam, cemburu, cemas, stres, dan perubahan mood.
Studi dari Universitas St. George, Amerika Serikat, ditemukan bahwa 20–80 persen pria di dunia mengalami sindrom couvade pada trimester pertama dan ketiga kehamilan istrinya. Dari penelitian lain disebutkan angkanya berkisar 10-65 persen.
Akan tetapi, jumlah angka pasti dari sindrom suami ngidam memang belum diketahui. Karena kebanyakan hanya mengalami gejala yang ringan dan tidak menonjol. Hanya sedikit yang mengalami gejala kehamilan berat hingga butuh pertolongan medis.
Penyebab dari sindrom suami ngidam juga belum diketahui secara pasti. Bahkan, sindrom ini tidak secara formal dikenal sebagai kondisi medis, meski angka kejadiannya cukup tinggi.
Baca Juga: Perjalanan Haru Nikita Willy: Sempat Keguguran, Kini Umumkan Hamil Anak Kedua
Terdapat beberapa pendapat terkait sindrom suami ngidam. Salah satunya pendapat yang mengatakan bahwa kejadian tersebut berhubungan dengan meningkatnya hormon prolaktin dan kortisol, serta menurunnya hormon testosteron dan estradiol.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?
-
Pakar Ungkap Kebiasaan Baru Pelanggan, yang Mau Jadi Pengusaha Wajib Tahu
-
25 Ucapan Idul Adha 2026 yang Bermakna untuk Caption Medsos, Dijamin Aesthetic!
-
7 Sepatu Sekolah Lokal Selain Stradenine yang Awet dan Stylish, Murah tapi Kualitas Dunia
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
-
Viva Whitening Cream Dipakai setelah Apa di Malam Hari? Ini Urutan yang Benar
-
Promo Serba Gratis Alfamart Mei 2026: Ada Camilan Buat Anak Sekolah hingga Minuman Kesehatan
-
Tak Kenal Usia, dari Balita Sampai Lansia Baca Bareng di Ruang Terbuka
-
5 Sepatu Lari Premium yang Empuk untuk Daily, Tempo hingga Long Run
-
4 Pilihan Sepeda Keranjang Dijamin Nggak Bikin Ngos-ngosan di Tanjakan, Tampil Modis Tanpa Pegal