Suara.com - Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian ikut dipanggil Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Istana Negara, Jakarta. Dalam agenda pada Jumat (28/6/2024) itu, dirinya tiba di lokasi sekitar pukul 13.32 WIB.
Pertemuan itu disebut membahas peretasan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) oleh ransomware. Hinsa membenarkan hal tersebut dan mengatakan bahwa bersama Jokowi akan turut dibahas soal evaluasi.
Di sisi lain, peretasan itu ikut membuat sosok Hinsa Siburian selaku Kepala BSSN ikut disorot. Dalam hal ini, tak sedikit yang penasaran dengan profilnya. Adapun berikut informasinya yang telah Suara.com rangkum.
Profil Hinsa Siburian
Hinsa Siburian lahir di Tarutung, Tapanuli Utara pada 28 Oktober 1959 atau saat ini berusia 64 tahun. Ia diketahui merupakan lulusan terbaik Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1986 dengan sejumlah penghargaan.
Penghargaan itu berupa Adhi Makayasa dan Tri Sakti Wiratama. Hinsa juga kerap menjalani pendidikan militer di tempat lain. Di antaranya Kursus Dasar Kecabangan Infanteri serta Kursus Lanjutan Perwira I dan II Infanteri.
Selain itu, Hinsa turut belajar di Sekolah Staf dan Komando TNI AD, serta Sekolah Staf dan Komando TNI. Selama berkiprah di TNI AD, Hinsa Siburian memiliki jam terbang atau pengalaman di bidang Infanteri (Kopassus).
Hinsa Siburian merupakan perwira yang dipersiapkan memegang jabatan strategis di tingkat nasional. Oleh karena itu, dirinya juga menempuh Pendidikan Reguler Angkatan XLVI Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas).
Terkait jabatan, Hinsa Siburian pernah dipercaya sebagai Dirlat Kodiklat TNI, Danrem 173/Praja Vira Braja Dam XVII/Cenderawasih, dan Kasdam XVII/Cenderawasih. Tak lupa posisi Asops Kepala Staf TNI Angkatan Darat.
Baca Juga: Bahaya! Dari NIK Hingga Data Keluarga, Ini Data Penting Masyarakat di PDN yang Bocor Usai Diretas
Kemudian, sederet jabatan lain yang pernah diemban Hinsa Siburian yaitu Pangdam XVII/Cendrawasih, Danpussenif Kodiklat TNI AD, dan Wakil Kepala Staf TNI AD. Sementara pangkat terakhirnya adalah Letjen.
Usai pensiun dari ranah militer, Hinsa Siburian dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai Kepala BSSN pada 21 Mei 2019. Sebagai petinggi di sana, ia diberikan tugas untuk menjadikan BSSN sebagai badan siber kelas dunia.
Terkait serangan siber ransomware, sosok Hinsa disorot karena pernyataannya. Dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI bersama dengan Kemenkominfo, Kamis (27/6/2024), ia menyebut BSSN tak punya backup data PDN.
"Kalau kita ini kan tidak ada backup-nya, itu yang fatal. Dari data center ini tidak bisa langsung karena data yang ada di Batam itu tidak persis seperti yang ada di Surabaya," ujar Hinsa di gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Anggota Komisi I DPR RI, Dave Laksono kemudian mengaku kecewa lantaran tidak adanya data backup di PDN. Hinsa pun mengakui ada kesalahan pada tata kelola di BSSN dan ini disebut sedang diselesaikan.
"Ini semua yang kecewakan Pak, ini kan pembangunan bukan sehari-dua hari, sudah planning-nya bertahun-tahun. Base case scenario-nya ada di seluruh dunia gampang untuk kita dapatkan, ahlinya, contohnya, tapi kenapa penanganannya sangat lamban?," kata Dave.
Berita Terkait
-
Projo Bela Budi Arie yang Didesak Mundur Usai PDN Diretas: Kita Lagi Perang Masak Komandannya Disuruh Kabur
-
Bahaya! Dari NIK Hingga Data Keluarga, Ini Data Penting Masyarakat di PDN yang Bocor Usai Diretas
-
Menkominfo Budi Arie Malah Ngacir Padahal Janji Konpers usai Rapat di Istana
-
DPR Sebut Bodoh Gegara Tak Punya Back Up Data Nasional, Respons BSSN Jadi Sorotan
-
Bela Menkominfo Budi Arie usai Didesak Mundur, Projo Curigai Rival Prabowo-Gibran: Sisa Residu Pilpres 2024
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
3 Zodiak Paling Beruntung Minggu Depan, Cek Peluang Emas bagi Libra dan Pisces
-
6 Shio Paling Hoki 25 April 2026: Karier, Uang, dan Asmara Bersinar
-
5 Parfum Aroma Powdery di Indomaret, Solusi Wangi Segar di Cuaca Panas
-
Dari Dapur Tradisi ke Tren Wellness, Jamu Kembali Naik Kelas di Era Kartini Kini
-
Upgrade Rumah Tanpa Renovasi Besar? Ini Cara Simpel yang Mulai Dilirik Banyak Pemilik Hunian
-
Kopitiam Lagi Naik Daun: Bukan Sekadar Ngopi, Ini Alasan Konsepnya Diserbu Anak Muda
-
Tak Hanya Baik Untuk Kesehatan, Gaya Hidup Vegetarian Juga Baik Untuk Bumi
-
5 Rekomendasi Lip Tint dan Blush On 2in1 untuk Hasil Makeup Flawless Alami dan Minimalis
-
Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
-
Hore! Sekarang Sudah Boleh Bawa Tumbler ke Bioskop Cinema XXI, Syaratnya Isinya Harus Ini