Suara.com - Gen Z mengklaim bahwa usia seseorang bisa diketahui hanya dari pilihan kaus kaki. Gara-gara hal ini, media sosial pun sempat ramai dengan perdebatan antara kaus kaki sebetis (crew sock) versus kaus kaki semata kaki (angkle sock).
Menurut gen Z, mereka lebih memilih kaus kaki sebetis karena dinilai lebih trendi dibandingkan kaus kaki semata kaki. Sehingga, jika ada orang yang memakai kaus kaki semata kaki, dapat dipastikan bahwa mereka adalah generasi millenial. Benarkah demikian?
Kaus Kaki Sebetis Jadi Tren
Dikutip dari laman MYPost, kaus kaki setinggi betis telah jadi tren akhir-akhir ini. Tak sedikit selebriti gen Z yang terlihat memakai kaus kaki sebetis ini, memadankannya dengan sneakers atau sepatu hak hitam bertali. Gara-gara ini, kaus kaki sebetis pun telah menjadi fashion statement yang trendi.
Hal ini berbeda dengan generasi milenial, di mana mereka berpendapat bahwa kenyamanan mengenakan kaus kaki semata kaki tak bisa tertandingi dengan kaus kaki sebetis.
Mengapa Terjadi Perbedaan Preferensi?
Tren fashion dan gaya hidup menyebabkan terjadinya perbedaan preferensi kaus kaki antara gen Z dan milenial. Gen Z yang cenderung lebih mengikuti tren fashion yang cepat berubah, menyukai fashion item yang bisa dilihat. Itu sebabnya, mereka tidak dapat relate dengan kaus kaki semata kaki yang 'tidak terlihat'.
Dalam hal gaya hidup, generasi milenial lebih mengutaman kenyamanan dan kepraktisan, sehingga mereka memilih setia dengan kaus kaki semata kaki yang tak perlu repot dipadu padankan dengan busana.
Kelebihan dan Kekurangan
Baca Juga: Kaus Kaki Bertuliskan 'Allah' Hina Agama, Pemasok Didenda Ratusan Juta
Apapun pilihan kaus kakimu, sebetis atau semata kaki, inilah hal-hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih.
Kelebihan kaus kaki sebetis:
- Menutupi lebih banyak bagian kaki dan pergelangan, sehingga memberikan kehangatan.
- Memberikan penyangga pergelangan kaki yang baik, cocok untuk dipakai saat beraktivitas berat.
- Bisa menjadi fashion statement yang trendi.
Kekurangan kaus kaki sebetis:
- Bisa terasa ketat di betis, terutama untuk yang memiliki betis besar.
- Terlalu gerah untuk cuaca panas.
- Memerlukan pemilihan outfit yang lebih hati-hati.
Kelebihan kaus kaki semata kaki:
- Gaya simpel dan mudah dipadukan dengan berbagai outfit.
- Lebih sejuk dan nyaman di cuaca panas.
- Ideal untuk olahraga karena memberikan kebebasan bergerak.
Kekurangan kaus kaki semata kaki:
- Sering tergelincir ke dalam sepatu, sehingga menimbulkan ketidaknyamanan.
- Tidak memberikan penyangga pergelangan kaki.
- Kurang cocok dipakai di cuaca dingin.
Pada akhirnya, kenyamanan dan preferensi pribadi kamulah yang terpenting. Jadi, kamu tim yang mana, kaus kaki sebetis atau semata kaki?
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara