Suara.com - Maria Grazia Chiuri, Direktur Kreatif Dior, baru saja memukau publik dengan karya terbarunya untuk koleksi Cruise 2025, yang dipamerkan di halaman Kastil Drummond di Perthshire baru-baru ini.
Presentasi unik di tengah langit mendung itu seakan mengajak pecinta fashion untuk menyelami sejarah dan kerajinan negara Skotlandia secara mendalam.
Dilansir Galerie Magazine, berkolaborasi dengan pengrajin lokal Chiuri menghasilkan serangkaian penampilan untuk merayakan tartan dan wol, kasmir lembut, pola Fair Isle, kilt berlipit pisau, dan baret pom-pom.
Salah satunya adalah ahli pembuat topi Stephen Jones yang mengambil topi tradisional Balmoral, yang masih dibuat oleh Robert Mackie di Ayrshire, dan memberinya sentuhan Dior yang apik.
Dalam sebuah unggahan di media sosial, Chiuri menggambarkan Skotlandia sebagai sebuah negara di mana keluasan dan keindahan bentang alam yang alami bertemu dengan keterampilan dan seni kuno.
Namun, ia juga mengikuti tradisi Dior. Pendiri rumah mode tersebut, Christian Dior, menamai koleksi busana haute couture Écosse (istilah dalam bahasa Prancis untuk Skotlandia) pada tahun 1947.
Ia mempersembahkan koleksi tersebut di Glasgow empat tahun kemudian, dan pada tahun 1955, 172 orang terlihat berjalan di runway yang dibangun khusus di ruang dansa hotel Gleneagles di Perthshire untuk acara amal.
Pilihan Chiuri untuk Kastil Drummond sebagian besar terinspirasi oleh taman teras formalnya yang menakjubkan. Di sepanjang parterre yang terawat, berjalanlah para model dengan gaun tartan dengan décolletage yang dalam, gaun mini kulit bergaya punk dengan lengan bergaya abad ke-16 yang berlebihan, dan blus wol halus yang dilapisi kerah berenda dan berumbai.
Itu adalah contoh sempurna tentang ke mana perpaduan dapat mengarah dalam mode. Sepatu botnya kokoh, cocok untuk melangkah melintasi padang rumput Skotlandia; tas yang dikenakan melintang sedikit mirip dengan sporran.
Baca Juga: Intip 4 Oufit Boyfriend Material ala Win Metawin, Simpel tapi Charming!
Dior mencapai semua ini melalui kerja sama yang erat dengan produsen terampil yang masih berkantor pusat di Skotlandia. Pola geometris Sanquhar dan pola Fair Isle yang berwarna-warni diberi sentuhan gaya busana Prancis di Esk Cashmere di Annan.
Peta Skotlandia bersulam tahun 1930-an yang bersumber dari arsip Johnstons of Elgin menarik perhatian Chiuri, yang menugaskan warisan tersebut
Dan tentu saja, ada tartan, yang terbuat dari Harris Tweed, yang dipesan Chiuri dari para perajin di Outer Hebrides, warnanya berasal dari lokasi yang menakjubkan: biru laut, merah bebatuan, kuning sawi dari bunga gorse.
Prosesnya dimulai dengan mewarnai serat wol Cheviot Inggris yang halus menjadi warna solid yang pekat yang tahan bahkan dalam kombinasi tenun yang rumit. Sebuah keterampilan kerajinan tangan, yang telah diwariskan di antara penduduk asli pulau dan tetap tidak berubah selama lebih dari 100 tahun.
Semua ini menjadikan tartan sebagai artefak budaya yang benar-benar dihormati—dan abadi. Dan yang lebih penting lagi, tartan tidak pernah ketinggalan zaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
7 Sepatu Nike dengan Diskon hingga 69% di Foot Locker, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
7 Rekomendasi Sepatu Badminton Terbaik, Performa Oke Bebas Cedera
-
5 Sunscreen dengan Kandungan Panthenol, Perlindungan Maksimal Skin Barrier
-
Berapa Biaya Masuk Taman Nasional Tesso Nilo? Rumah Gajah Sumatera yang Digusur Kebun Sawit
-
Kebangkitan Rempah Nusantara: Inilah Para Jawara Muda yang Mengubah Wajah Kuliner Indonesia!
-
Kompor Kaca Jadi Primadona Dapur Modern, Apa yang Membuatnya Semakin Diminati?
-
Apa Itu Status Darurat Bencana Nasional? Pengertian, Indikator, dan Prosedurnya
-
Daftar Zodiak Paling Beruntung di Bulan Desember 2025, Apakah Kamu Termasuk?
-
Si Paling Hoki, Ini 3 Shio yang Diprediksi Bakal Beruntung Banget pada Desember 2025
-
Maybank Indonesia Dorong Sport Tourism Ramah Lingkungan Lewat Il Festino 2025