Suara.com - Milenial sering menjadi sorotan karena dianggap lebih memilih gaya hidup daripada menyisihkan sebagian penghasilannya untuk membeli rumah.
Berasal dari data Kementerian PUPR pada 2019, sebanyak 81 juta milenial di Indonesia dikabarkan belum memiliki rumah. Ini mencakup seluruh kelompok usia 18-37 tahun.
Ketidakseimbangan antara kenaikan gaji dan kenaikan harga rumah juga seringkali membuat generasi muda kesulitan mempersiapkan kebutuhan masa depan.
Apalagi saat menyicil rumah, tak jarang kita menghadapi suku bunga floating yang menciptakan kekhawatiran tersendiri di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif.
Floating KPR sendiri merupakan jenis suku bunga yang ditawarkan oleh perbankan untuk KPR dengan besaran yang berubah-ubah. Salah satu masalah yang dihadapi floating KPR adalah, suku bunga floating KPR bisa naik atau turun. Sesuai dengan kebijakan bank dan kondisi ekonomi.
Oleh karena itu, Rudy Eddywidjaja, Deputy Business Director BFI Finance mengungkap jika milenial, atau bahkan Gen Z membutuhkan solusi yang efektif untuk bisa memenuhi kebutuhan tempat tinggal.
Inilah yang dihadirkan BFI Finance, yang baru saja meluncurkan pembiayaan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) properti seken dengan fixed rate (suku bunga tetap) skema tenor sepuluh tahun.
Tentu saja, kata dia, hal tersebut dapat menjadi angin segar di tengah kondisi ekonomi yang saat ini sedang fluktuatif yang dihadapi oleh banyak milenial kelas menengah hingga atas.
"Ini salah satu perbedaan bank dengan finance company, di mana bank lebih banyak main di floating. Tentu dengan kondisi ekonomi Indonesia saat ini saya rasa masyarakat juga takut untuk mengambil KPR rumah," sambungnya.
Baca Juga: 5 Tips Agar Ular Tidak Masuk ke Rumah
Selain itu, bekerja sama dengan portal properti Rumah123, BFI Finance menawarkan beberapa promo di Harpropnas yang berlaku hingga 30 September 2024 untuk pembelian unit properti second (rumah, ruko, atau rukan) melalui marketplace Rumah123.com.
"Kami memprioritaskan layanan berbasis customer-centric, termasuk memberikan kemudahan akses bagi para calon pembeli properti serta menawarkan kecepatan proses dan fleksibilitas di antara banyaknya segmentasi market yang tersedia," tutup Rudy.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun
-
Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus
-
Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa
-
Di Depan Prabowo, PKB Ngaku Siap Jadi Bagian Utama Wujudkan Anggaran Pro Rakyat
-
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Sepakati Penguatan Investigasi dan Pertukaran Intelijen
-
Canda Cak Imin ke PKS: Tak Apa Kalah Main Mini Soccer, Asal Jangan Jumlah Kursi
-
Ijtima Ulama PKB Soroti Masa Depan PBNU, Minta Muktamar Jombang Bersih dari Praktik Transaksional
-
Sepatu Mirip Samba Cuma Rp190 Ribuan? Review Sepatu Lokal Corolla yang Laris Manis di Shopee
-
Pakar Hukum Soroti Penanganan Dugaan Korupsi dan TPPU yang Menyeret Eks Jampidsus