Lifestyle / Food & Travel
Minggu, 07 Juni 2026 | 12:36 WIB
Ilustrasi festival burger dunia. (Suara.com/Vania)
Baca 10 detik
  • Festival Burger Dunia di Chillax Sudirman Jakarta digelar pada 5–7 Juni 2026 oleh Grab dan Aldi Taher.
  • Acara ini menampilkan 18 tenant burger lokal untuk mendukung pelaku usaha kuliner serta memperkenalkan inovasi produk.
  • Masyarakat dapat menikmati beragam varian burger eksklusif secara gratis tanpa dikenakan biaya masuk selama festival berlangsung.

Suara.com - Pecinta burger punya destinasi baru untuk menghabiskan akhir pekan. Festival Burger Dunia yang berlangsung di Chillax Sudirman, Jakarta, pada 5–7 Juni 2026 menghadirkan beragam kreasi burger dari pelaku usaha lokal dalam satu lokasi.

Digelar melalui kolaborasi antara Grab Puas Food Market dan Aldi Taher, festival ini menghadirkan 18 tenant burger lokal yang menawarkan berbagai pilihan menu, mulai dari cita rasa klasik hingga kreasi yang lebih inovatif. Sejumlah merek yang meramaikan acara antara lain Aldi’s Burger, Burger Bangor, Munch Club, Burger Garage, The Buffalo, hingga The Good Mess.

Festival ini menjadi ajang bagi masyarakat untuk mengeksplorasi tren burger lokal yang terus berkembang. Pengunjung dapat mencicipi berbagai varian burger tanpa harus berpindah-pindah lokasi, sekaligus menikmati sejumlah menu eksklusif yang hanya tersedia selama acara berlangsung.

Aldi Taher, pemilik Aldi’s Burger sekaligus inisiator Festival Burger Dunia, mengatakan bahwa burger memiliki daya tarik yang luas karena dapat dinikmati berbagai kalangan.

“Burger itu makanan yang semua orang bisa relate, dari anak muda sampai keluarga. Saya ingin Festival Burger Dunia ini menjadi tempat yang seru, ramai, dan menyenangkan, bukan hanya untuk makan burger bareng, tetapi juga untuk mendukung teman-teman pelaku kuliner burger agar semakin dikenal,” ujar Aldi.

Fenomena burger lokal sendiri terus menunjukkan pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Selain mengandalkan roti dan daging sebagai menu utama, banyak pelaku usaha mulai bereksperimen dengan saus khas, teknik memasak, hingga bahan-bahan lokal untuk menciptakan pengalaman rasa yang berbeda.

Melinda Savitri, Country Marketing and Communications Head Grab Indonesia, menilai burger menjadi salah satu kategori makanan yang banyak diminati karena praktis dan terus berinovasi mengikuti selera konsumen.

“Burger merupakan salah satu pilihan makanan yang sering dipesan dan digemari konsumen karena praktis, familiar, dan terus berkembang melalui berbagai inovasi rasa,” kata Melinda.

Selain menjadi ajang berburu kuliner, festival ini juga menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha burger lokal untuk memperkenalkan produknya secara langsung kepada konsumen. Seluruh tenant yang berpartisipasi merupakan mitra merchant GrabFood, termasuk kategori Grab Bintang 5 dan Grab Dine Out.

Baca Juga: Rupiah Melemah! Wisatawan Singapura Mulai Serbu Jakarta untuk Belanja, Mulai Kemang Hingga SCBD

Dukungan terhadap industri kuliner lokal juga datang dari Kementerian Ekonomi Kreatif. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai kuliner merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar untuk terus berkembang melalui inovasi dan kolaborasi.

Menurutnya, acara seperti Festival Burger Dunia menunjukkan bahwa makanan yang sudah akrab dengan masyarakat dapat dikemas menjadi pengalaman kuliner yang menarik sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha.

Load More