Suara.com - Kasus penyiraman air keras yang menimpa Agus Salim sebagai korban masih menjadi topik hangat. Selain soal donasi, dalam persidangan, ia meminta keluarga pelaku yang bernama Aji, membiayai hidupnya.
Permintaan ini kembali muncul usai Pratiwi Novianti alias Teh Novi walk out dalam mediasi soal donasi terhadap Agus. Usut punya usut, Agus diduga meminta Teh Novi menghidup keluarganya turunan melalui uang donasi. Penolakan dari Teh Novi inilah yang membuat Agus balik arah menagih Aji untuk menghidupinya.
"Saya kan sudah tidak bisa kerja lagi, Yang Mulia. Saya minta dari pihak keluarga (pelaku, Aji) untuk membantu keringanan saya," kata Aji yang hanya ditanggapi secara diplomatis oleh hakim, dikutip Jumat (29/11/2024).
Atas dasar permintaannya itu, sosok Aji yang menyiramkan air keras kepada Agus Salim kembali disorot. Adapun berikut informasinya yang berhasil Suara.com rangkum termasuk motifnya melakukan perbuatan tersebut.
Sosok Aji Penyiram Air Keras Agus Salim
Aji dan Agus Salim sama-sama bekerja di sebuah kafe di kawasan Cipondoh, Jakarta. Agus sempat mengatakan bahwa Aji yang berusia 18 tahun merupakan karyawan training di kafe tempat dirinya bekerja.
Selain itu, Agus juga menggambarkan Aji sebagai sosok yang tempramen dan seringkali mengajaknya berkelahi. Menurut versinya, Aji dan dirinya kerap adu mulut pada satu hari sebelum penyiraman air keras.
Pertengkaran tersebut dipicu oleh teguran dari Agus kepada Aji. Setelah itu, Agus meminta Aji untuk berhenti bekerja di kafe terkait. Hal ini turut dibenarkan Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Teuku Arsya.
Arsya menyatakan bahwa Aji merasa sakit hati terhadap Agus karena dimarahi saat salah input data penjualan kafe. Agus disebut mengeluarkan kata-kata yang menyakiti hati hingga Aji menyiraminya dengan air keras.
Baca Juga: Siapa Ayah Alvin Lim? Koar-Koar Anak 9 Naga demi Bela Agus Salim soal Kisruh Donasi Teh Novi
“Pelaku sakit hati karena di tempat kerja pelaku kerap dimarahi korban akibat salah memasukkan data penjualan. Korban kesal dan mengeluarkan kalimat-yang menyakiti hati pelaku,” kata Arsya dalam konferensi pers, Kamis (5/9/2024), mengutip Antara.
Aji disebut mengalami peristiwa seperti itu untuk yang kedua kalinya saat melakukan kesalahan. Menurut keterangan pihak kepolisian terkait, pertengkaran antara Aji dan Agus Salim tidak dapat terhindarkan.
Merasa sakit hati, Aji mempersiapkan air keras serta mempelajari soal aktivitas Agus setelah pulang kerja. Puncaknya, pada Minggu, 1 September 2024, pukul 21.50 WIB, Aji melakukan penyiraman terhadap Agus.
Atas perbuatannya, Aji dipenjara setelah digiring polisi di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, pada Rabu (4/9/2024). Ia dianggap melanggar Pasal 351 ayat (2) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Menurut pasal tersebut, Aji pun terancam dihukum penjara maksimal lima tahun usai menyirami atasannya dengan air keras. Hukumannya ini ditetapkan oleh pengadilan yang telah disesuaikan dengan sejumlah barang bukti saat penangkapan.
Kontributor : Xandra Junia Indriasti
Berita Terkait
-
Siapa Ayah Alvin Lim? Koar-Koar Anak 9 Naga demi Bela Agus Salim soal Kisruh Donasi Teh Novi
-
Ikut Campur, Anak 9 Naga Ingin Singkirkan Denny Sumargo di Kisruh Donasi Agus
-
Pakar Hukum Salahkan Eks Pengacara Pratiwi Noviyanthi yang Bikin Draft Klausal Perdamaian: Orang Waras Gak Terima Itu
-
Teh Novi dan Denny Sumargo Ngadu ke Mensos, Farhat Abbas Dinantikan Datangi Istana
-
Dituding Tak Netral, Moderator Mediasi Agus dan Teh Novi Berdalih Cuma Ingin Hormati Brian Praneda
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
Ini Deretan Kontroversi Arteria Dahlan, Terbaru Foto Bersama di Jalur Maut Sitinjau Lauik
-
6 Shio Paling Hoki Besok 16 April 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
5 Parfum Pria yang Tahan Lama dan Meninggalkan Jejak, Awet Dipakai Banyak Aktivitas
-
Rincian Besaran Gaji Ke-13 Pegawai Non-ASN 2026 Berdasarkan Jenjang Pendidikan
-
Daftar Hotline dan Bantuan Psikologis Korban Kekerasan Seksual di Depok-Jakarta
-
Dampak Psikologis Pelecehan Seksual di Grup Chat 16 Mahasiswa FH UI Pada Korban
-
BenQ Indonesia Resmi Luncurkan Monitor Khusus MacBook Pilihan Lengkap: Full Lineup MA Series
-
4 Cara Pakai Lipstik Matte agar Bibir Tidak Kering dan Pecah-Pecah
-
5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya