Suara.com - Penerimaan mahasiswa baru tahun 2025 melalui Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) akan segera dimulai. Sistem SNPMB mulai diterapkan sejak 2023 menggantikan seleksi lama: SNMPTN dan SBMPTN.
SNPMB 2025 menawarkan tiga jalur seleksi utama: Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri (SM).
SNBP dan SNBT dikelola oleh panitia SNPMB, sementara SM diselenggarakan oleh perguruan tinggi negeri masing-masing.
Lantas, apa perbedaan SNBP, SNBT, dan Seleksi Mandiri?
Ketua Tim Penanggung Jawab SNPMB, Eduart Wolok, memastikan bahwa mekanisme SNPMB 2025 tidak mengalami perubahan meski ada pemecahan di Kementerian Pendidikan.
"Kami telah melakukan koordinasi dengan baik antara Kemdiktisaintek dan Kemdikdasmen, sehingga proses tetap berjalan sebagaimana mestinya," ujarnya saat peluncuran SNPMB 2025.
Jalur SNBP
Jalur SNBP 2025 ditujukan untuk lulusan SMA/MA/SMK yang menggunakan Kurikulum 2013 (K13) dan Kurikulum Merdeka. Penilaian jalur ini didasarkan pada prestasi akademik dan non-akademik.
Sekolah yang menggunakan sistem e-rapor untuk pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) akan mendapat tambahan kuota siswa eligible sebesar 5 persen.
Jalur SNBT
Jalur SNBT 2025 menggunakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) sebagai dasar seleksi. Berbeda dengan tahun sebelumnya, SNBT tahun ini hanya digelar satu gelombang selama 10 hari.
Peserta SNBT dapat memilih hingga tiga program studi vokasi, termasuk D3. Jalur ini juga memberikan peluang lebih luas bagi siswa SMK untuk melanjutkan ke program vokasi. Lulusan tahun 2023 hingga 2025, termasuk lulusan Paket C, dapat mengikuti SNBT dengan syarat usia maksimal 25 tahun pada 1 Juli 2025.
Seleksi Mandiri 2025 menjadi opsi terakhir bagi calon mahasiswa yang tidak lolos SNBP atau SNBT. Ketentuan seleksi, termasuk jadwal dan materi ujian, sepenuhnya ditentukan oleh masing-masing perguruan tinggi negeri.
Pendaftaran melalui SNPMB 2025 memberikan kesempatan besar bagi siswa SMA/SMK untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri melalui jalur yang sesuai dengan kemampuan dan minat mereka.
Jadwal Resmi SNPMB 2025
Informasi dari akun Instagram resmi SNPMB, @snpmb_id, menyebutkan bahwa SNBP akan dimulai pada 28 Desember 2024 dengan tahap pengumuman kuota sekolah.
Berikut jadwal lengkapnya:
- Pengumuman kuota sekolah: 28 Desember 2024
- Registrasi akun SNPMB sekolah: 6-31 Januari 2025
- Registrasi akun SNPMB siswa:
- SNBP: 13 Januari-18 Februari 2025
- SNBT: 13 Januari-27 Maret 2025
- Pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS): 6-31 Januari 2025
- Pendaftaran SNBP: 4-18 Februari 2025
- Pengumuman hasil SNBP: 18 Maret 2025
- Unduh kartu peserta SNBP: 4 Februari-30 April 2025
Sementara itu, pelaksanaan SNBT juga telah dijadwalkan sebagai berikut:
- Registrasi akun SNPMB siswa: 13 Januari-27 Maret 2025
- Pendaftaran UTBK dan SNBT: 11-27 Maret 2025
- Pelaksanaan UTBK: 23-30 April 2025 dan 2-3 Mei 2025
- Pengumuman hasil SNBT: 28 Mei 2025
- Unduh sertifikat UTBK: 3 Juni-31 Juli 2025
Syarat SNBP
- Siswa SMA/SMK/MA kelas terakhir (XII) tahun 2025.
- Memiliki NISN dan terdaftar di PDSS.
- Memiliki nilai rapor di PDSS.
- Wajib mengunggah portofolio (untuk program seni/olahraga).
- Memenuhi persyaratan dari PTN yang dituju.
Syarat SNBT
- Lulusan SMA sederajat tahun 2023-2025 atau lulusan Paket C dengan batas usia maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2025).
- Memiliki akun SNPMB siswa.
- Membayar biaya UTBK.
- Wajib mengunggah portofolio (untuk program seni/olahraga).
Tag
Berita Terkait
-
Mitos PTN vs PTS: Label Kampus Tak Pernah Menjamin Otakmu Berkelas
-
Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Bimbel Bukan Jaminan Sukses, Lalu Untuk Apa Semua Lelahmu Selama Ini?
-
99% Kecurangan SNBT 2026 di Kedokteran: Saat Kursi Dokter Dibeli Pakai Joki
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif