Suara.com - Beragam komentar publik kini dilayangkan terhadap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh pemerintah mulai Senin (6/1/2025) lalu melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Sayangnya, tak sedikit kritikan dialamatkan ke penampakan menu Makan Bergizi Gratis yang merupakan program andalan Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka itu.
Bahkan ada seorang warganet yang memberi label sad food ke penampakan menu yang viral dibagikan ke media sosial.
"Astaga aku kira konten sad food," ketik warganet tersebut.
Beberapa warganet juga mengamini bahwa penampakan Makan Bergizi Gratis yang diterima oleh para siswa tersebut tak jauh dari yang namanya sad food.
Namun, tak sedikit juga yang membela bahwa dengan anggaran Rp10.000 tiap siswa, maka makanan yang diterima wajar berwujud demikian.
Lantas, apa yang dimaksud dari sad food sebenarnya?
Sad food: Jadi fenomena viral di media sosial
Baca Juga: Bandit Negara Dilarang Kenyang Dalam Program Makan Bergizi Gratis
Secara bahasa, kata sad food diambil dari bahasa Inggris yakni "sad" yang berarti menyedihkan dan "food" yang berarti makanan.
Sehingga sad food bisa dipahami sebagai makanan yang menimbulkan rasa sedih bagi orang yang hendak menyantapnya.
Fenomena sad food viral di media sosial lantaran para warganet gemar membagikan potret menyedihkan dari makanan yang mereka akan santap.
Umumnya, estetika atau penampilan dari sad food membuat selera menjadi hilang, atau bahkan dengan porsi yang sangat sedikit jika dibandingkan dengan harga saat membelinya.
Sebagai contoh, seorang warganet membeli seporsi ayam geprek seharga Rp25.000 di aplikasi pemesanan makanan online, namun potongan ayam yang ia dapatkan sangat kecil dan tak sepadan dengan uang yang dibelanjakan.
Tak hanya penampilan, sad food juga disematkan ke makanan yang kelihatannya enak tapi rasanya tak sesuai dengan wujudnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
5 Rekomendasi Bedak Padat Full Coverage, Acne Skin Friendly
-
3 Langkah Mudah Kulit Glowing Alami Tanpa Perawatan Mahal
-
Berapa Harga Sepatu Puma Speedcat? Ini 10 Tipe Termurahnya di 2026
-
5 Setting Spray yang Bikin Makeup Glowing dan Awet Tahan Lama
-
6 Sepatu Lokal Murah Mirip New Balance 530, Mulai Rp100 Ribuan
-
5 Sepatu Lokal Mirip Adidas Samba di Bawah Rp500 Ribu untuk Tampil Bergaya Retro
-
Bisakah Pariwisata Indonesia Tetap Tumbuh Tanpa Merusak Lingkungan?
-
Sosok Lurah Kalisari yang Dinonaktifkan Gegara Foto AI, Kantongi Gaji Fantastis Tiap Bulan
-
Sunscreen Foundation Apa yang Bagus? Cek 5 Pilihan Berkualitas dengan SPF 50
-
Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak