Suara.com - Kebakaran hebat terjadi di Los Angeles, Amerika Serikat sejak malam tahun baru dan masih dikendalikan oleh para petugas setempat. Namun, pada Jumat (10/1/2025), keadaan semakin parah usai muncul firenado, atau pusaran api yang mirip seperti tornado.
Firenado datang sekitar pukul 10.45 malam waktu setempat di kawasan Pacific Palisades, salah satu wilayah yang paling terdampak kebakaran lahan. Adapun kebakaran tersebut menyebabkan 24 orang meninggal dunia.
Selain itu, kebakaran tersebut menjadi yang paling merugikan dalam sejarah AS, dengan kerusakan diperkirakan mencapai USD 150 miliar. Lahan dengan luas lebih dari 24 ribu hektar lenyap dilahap api yang sangat besar itu.
Sejumlah selebriti juga harus kehilangan rumah mereka akibat kebakaran tersebut. Mulai dari Mel Gibson, Leighton Meester, Adam Brody, hingga Paris Hilton. Lantas, apa sebetulnya penyebab peristiwa itu?
Apa Penyebab Kebakaran di Los Angeles?
Begitu muncul menghebohkan dunia, berbagai spekulasi terkait penyebab kebakaran di Los Angeles pun ikut menguap. Di antaranya, diduga disebabkan oleh peralatan listrik yang rusak hingga diduga adanya pembakaran.
Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak memimpin penyelidikan tersebut. Dalam sebuah pernyataan, seorang juru bicara ATF mengatakan survei tentang penyebab kebakaran akan segera dilakukan.
"Penyelidik kebakaran bersertifikat ATF melakukan survei awal di area tersebut tetapi penyelidikan belum dimulai. Ini adalah penyelidikan yang sedang berlangsung dan tim tidak akan mengomentari penyelidikan yang sedang berlangsung," katanya seperti dikutip dari Washington Post, Selasa (14/1/2025).
Sejak kebakaran terjadi pada malam Tahun Baru, pihak berwenang telah mengetahui bahwa asap dimulai di area Temescal Ridge, Pegunungan Santa Monica. Hal ini diyakini para penduduk dipicu oleh kembang api pada perayaan tersebut.
Baca Juga: Jadi Mimpi Buruk dan Teror Mengerikan di Los Angeles, Apa Itu Tornado Api Firenado?
The Post sendiri sudah mengidentifikasi bekas kebakaran menggunakan citra satelit. Alat ini mampu melacak perubahan vegetasi yang jika tanaman tampak merah berarti sehat. Namun, apabila berwarna cokelat, tanah di sana hangus.
Citra satelit sendiri dioperasikan 20 menit setelah video yang menunjukkan kebakaran Palisades dimulai. Saat itu, terlihat asap menyebar ke arah angin dan menjauh dari wilayah yang sudah terbakar sebelumnya.
Sementara itu, para pejabat mengatakan bahwa menentukan penyebab kebakaran tersebut bisa memakan waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Namun, petugas damkar akan bekerja semaksimal mungkin untuk menemukannya.
Mereka sempat berkumpul di lingkungan perbukitan Skull Rock Trailhead, dekat wilayah yang terbakar. Para petugas itu mewawancarai penduduk tentang apa yang mereka lihat sekaligus apa yang dipikirkan soal penyebab kebakaran.
Saat ini, pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api sekitar 14 persen. Kebakaran itu kini bergerak ke arah timur, mengancam kawasan Brentwood, rumah bagi Getty Center, museum seni terkenal di dunia.
Peringatan bendera merah yang menunjukkan bahaya kebakaran tingkat tinggi juga akan terus diberlakukan hingga pukul 18:00 (02:00 GMT). Ini perlu dilakukan karena kebakaran tersebut diperparah dengan angin Santa Ana.
Berita Terkait
-
Jadi Mimpi Buruk dan Teror Mengerikan di Los Angeles, Apa Itu Tornado Api Firenado?
-
Terjebak Kebakaran Hutan di Los Angeles, Agnez Mo Tak Bisa Hadiri Pemakaman Kakak Ipar
-
Jadwal Pengumuman Nominasi Oscar 2025 Diundur Imbas Bencana Kebakaran LA
-
Damkar Diminta Bantuan buat Tangkap Pencuri, Publik: Polisi Nggak Laku
-
Amerika Bahas Gencatan Senjata Israel-Hizbullah di Tengah Kebakaran Besar Los Angeles
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
Terkini
-
5 Kulkas 2 Pintu yang Awet dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Asam Urat Kumat Bikin Nyeri Sendi, Coba Resep Ramuan Daun Kumis Kucing Ini
-
5 Face Wash Mengandung Salicylic Acid, Hempaskan Kulit Berjerawat Membandel
-
2 Cara Merebus Daun Bidara untuk Turunkan Kadar Kolesterol Jahat
-
Shampo Kuda untuk Manusia, Benarkah Aman? Diklaim Ampuh Memanjangkan Rambut
-
Air Fryer Vs Microwave Mana yang Lebih Hemat Listrik? Cek 5 Rekomendasi Watt Rendah
-
4 Fakta Buba Tea Bali yang Viral Jual Matcha Infus, Harga Mulai Rp190 Ribu
-
5 Pilihan Teh Herbal yang Ampuh Turunkan Kadar Kolesterol, Mulai dari Rp20 Ribuan
-
Inspirasi Kado Nikah 2026: Rekomendasi Hadiah Unik yang Berkesan
-
Gonta-ganti Sunscreen, Apakah Berbahaya? Simak Penjelasan Dokter Spesialis Kulit