Suara.com - Mengunjungi kelenteng bersejarah bisa menjadi salah satu aktivitas menyenangkan menjelang peringatan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada Rabu, 29 Januari 2025. Kamu dapat menelusuri jejak-jejak peninggalan sejarah yang ada di kelenteng sambil mengabadikan momen dengan mengambil foto atau video. Bagi kamu yang tertarik, berikut 10 kelenteng bersejarah di Indonesia yang dapat dikunjungi untuk mengisi waktu libur.
Sebagaimana diketahui, masyarakat akan memasuki libur panjang dan cuti bersama. Libur panjang terjadi karena bertepatan dengan libur akhir pekan yang dilanjut libur tanggal merah peringatan Isra Miraj, lalu cuti bersama Imlek serta perayaan Imlek 2025. Berikut adalah rincian hari libur akhir Januari 2025 yang ditetapkan dalam SKB 3 Menteri untuk bulan Januari 2024:
- Sabtu, 25 Januari 2025, libur akhir pekan
- Minggu, 26 Januari 2025, libur akhir pekan
- Senin, 27 Januari 2025, libur nasional peringatan Isra Miraj Nabi
- Selasa 28 Januari 2025, cuti Bersama Imlek 2025
- Rabu, 28 Januari 2025, libur nasional perayaan Tahun Baru Imlek 2025.
Nah, untuk mengisi waktu luang ini kamu bisa melakukan wisata sejarah dengan cara mengunjungi kelenteng-kelenteng legendaris yang ada di Indonesia. Dengan begitu pengunjung tak hanya akan mendapat pengalaman namun juga pelajaran berharga dari sejarah masa lalu.
Kelenteng sendiri merupakan tempat ibadah untuk penganut agama Konghucu. Akan tetapi, di Indonesia, banyak kelenteng yang dijadikan sebagai rumah ibadah bagi umat Tridharma, yakni Tao, Buddha, dan Konghucu itu sendiri. Kelenteng-kelenteng yang berdiri di Indonesia umumnya memiliki ciri khas bangunan tradisional Tiongkok yang didominasi dengan warna merah, hijau, atau kuning.
10 Kelenteng Bersejarah di Indonesia
Berikut ini 10 kelenteng bersejarah di Indonesia yang dapat kamu kunjungi ketika momen liburan:
1. Kelenteng Tay Kak Sie, Semarang
Kelenteng Tay Kak Si terletak di Gang Lombok No. 62 Kelurahan Purwadinatan, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang. Kelenteng ini menjadi salah satu Kelenteng terbesar terlengkap yang ada di kota Semarang.
Baca Juga: Download Gratis! 30+ Poster Imlek 2025 Super Kece dan Penuh Makna
Kelenteng Tay Kak Sie yang awalnya memiliku nama Kelenteng Kwam Im Ting ini didirikan oleh seorang pedagang yang bernama Kho Ping dan Bon Wie serta dibantu oleh rekan-rekannya. Tercatat, Kelenteng ini didirikan pada tahun 1746 untuk memuja Yang Mulia Dewi Welas Asih, Kwan Sie Im Po. Akan tetapi, kelenteng ini mengalami perkembangan dan digunakan untuk memuja berbagai Dewa-Dewi Tao. Nama Tay Kak Sie sendiri memiliki arti “Kuil Kesadaran Agung”.
2. Kelenteng Chandra Nadi, Palembang
Kelenteng Chandra Nadi sendiri sering juga disebut sebagai kelenteng Dewi Pengasih atau Soei Goeat Kiong. Terletak di Jalan Perikanan, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan Seberang Ulu 1, Kota Palembang, konon kelenteng diyakini berdiri pada tahun 1839. Meski demikian, bangunan yang berdiri saat ini merupakan pengganti kelenteng lama yang telah terbakar puluhan tahun lalu.
Kelenteng ini digunakn sebagai tempat penghormatan atau pemujaan terhadap Dewi Kwan Im (Dewi utama). Tampak kelenteng Chandra Nadi sangat mempertahankan bentuk arsitektur Cina yang kuat, hal ini terlihat dari bentuk atap, pintu, dindingnya, serta warna-warna merah yang dominan dalam kebudayaan cina dan ornamen-ornamen khas dalam mitologi cina.
3. Kelenteng Kim Tek Le, Jakarta
Dibangun pada tahun 1650, Kelenteng Kim Tek Le berada di Jl. Kemenangan III No. 13 (Petak 9) Glodok, Jakarta Barat. Klenteng ini jug menjadi salah satu bangunan kelenteng tertua di Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
5 Zodiak Diprediksi Beruntung Mulai Juni 2026, Karier hingga Asmara Berjalan Lancar
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Korea Apa Saja yang Bagus? Ini 4 Pilihan dengan Review Nyaris Sempurna di Shopee
-
Lipstik Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 3 Pilihan yang Melembabkan Bibir Awet Seharian
-
Indonesia Open 2026 Jadi Pesta Rakyat Bulu Tangkis, Bisa Nikmati Sportainment hingga Test Drive EV
-
4 Sepatu Wanita Casual dari Brand Lokal, Nyaman di Kaki dan Enak Dipandang
-
4 Sunscreen untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat Paling Populer di Indonesia
-
Belajar Langsung di Hutan Mangrove, Cara KLH Kenalkan Keanekaragaman Hayati ke Generasi Muda
-
Profil Bupati Pandeglang: Lantik Tersangka Pidana Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli Hukum
-
4 Lipstik di Minimarket Terdekat yang Mudah Ditemukan, Harga Mulai Rp15 Ribuan