Suara.com - Rumah Pendidikan merupakan platform digital yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Platform ini dirancang untuk mengintegrasikan berbagai aplikasi pendidikan yang sebelumnya terpisah menjadi satu ekosistem yang lebih efisien dan mudah diakses.
Tujuan utama dari Rumah Pendidikan adalah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia dengan menyediakan akses yang lebih baik bagi siswa, guru, orang tua, dan pihak terkait lainnya dalam dunia pendidikan.
Fitur Utama Rumah Pendidikan
Rumah Pendidikan memiliki delapan ruang utama yang masing-masing ditujukan untuk memenuhi kebutuhan berbagai pihak dalam ekosistem pendidikan:
1. Ruang GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan): Menyediakan fitur untuk pengelolaan kinerja, pelatihan mandiri, dan portal pembelajaran.
2. Ruang Sekolah: Mengelola data sekolah termasuk profil, rapor satuan pendidikan, dan rencana belanja.
3. Ruang Murid: Memberikan akses ke sumber belajar, bank soal, dan riwayat pendidikan.
4. Ruang Bahasa: Menyediakan layanan terkait bahasa, termasuk kamus belajar dan materi pembelajaran bahasa.
5. Ruang Pemerintah: Memfasilitasi pengelolaan data pendidikan daerah dan kebijakan pemerintah.
6. Ruang Mitra: Mendorong kolaborasi antara dunia pendidikan dengan sektor swasta dan organisasi lain.
7. Ruang Publik: Menyediakan informasi umum tentang pendidikan dan akses ke kursus digital.
8. Ruang Orang Tua: Membantu orang tua dalam mendukung proses belajar anak melalui panduan dan konsultasi.
Transformasi Digital dalam Pendidikan
Rumah Pendidikan merupakan langkah penting dalam transformasi digital pendidikan di Indonesia. Dengan mengintegrasikan berbagai layanan digital ke dalam satu platform, diharapkan dapat mengatasi permasalahan seperti biaya tinggi dan kualitas layanan yang tidak merata.
Berita Terkait
-
Grab Indonesia 2025: Ketika Platform Digital Menjadi Bantalan Sosial dan Mesin Pertumbuhan Ekonomi
-
Tren Blog Personal Meningkat, Miharu Julie Jadi Sorotan Berkat Gaya Tulisannya
-
Revisi UU Penyiaran Disorot, Ahli: Era Digital Butuh Regulasi Waras dan KPI yang Kuat!
-
IFG Catat Pengguna Platform Digital Tembus 300 Ribu Pengguna
-
Platform Digital Perlu UU Sendiri, Bukan Disamakan dengan Penyiaran
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
Detektif Jubun Bongkar Rahasia Gelap Money Game Syariah: Waspada Riba Berkedok Surga
-
5 Water Heater Low Watt Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Keluarga Minimalis
-
5 Cushion Anti Keringat untuk Pekerja Kantoran, Makeup Tetap Fresh dan Tak Luntur
-
Rekam Jejak Roby Tremonti, Aktor yang Terseret Isu Child Grooming di Buku Aurelie Moeremans
-
Daftar Wilayah DIY yang Berpotensi Diguyur Hujan Petir hingga Pukul 15.00 WIB Hari Ini
-
5 Hair Tonic untuk Menumbuhkan Rambut, Ampuh Atasi Kerontokan dan Kebotakan
-
4 Sepatu Sneakers Wanita Mulai Rp100 Ribuan, Empuk dan Anti Lecet Dipakai Jalan
-
Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!
-
5 Moisturizer Terbaik Harga Pelajar untuk Mencerahkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Alasan Aurelie Moeremans Terbitkan Buku Broken Strings secara Gratis