Suara.com - Perbincangan tentang kiamat kembali menghebohkan media sosial sejak awal tahun 2025. Kali ini, para ilmuwan ramai membahas Jam Kiamat, sebuah simbol yang menunjukkan seberapa dekat umat manusia dengan bencana global yang dapat memusnahkan peradaban.
Media sosial pun diramaikan dengan pertanyaan: apa sebenarnya Jam Kiamat yang disebut-sebut oleh para ilmuwan ini?
Jam Kiamat, atau Doomsday Clock, bukanlah jam penunjuk waktu seperti jam analog atau digital yang kita gunakan sehari-hari. Jam Kiamat adalah sebuah metafora untuk menggambarkan tingkat ancaman besar yang dihadapi kehidupan manusia. Ancaman ini meliputi perang nuklir, perubahan iklim, hingga teknologi berbahaya seperti senjata biologis.
Jika jam analog atau digital membantu kita mengatur waktu untuk produktivitas, Jam Kiamat justru menunjukkan potensi bahaya yang semakin besar. Semakin dekat jarum Jam Kiamat ke tengah malam, semakin besar pula risiko bencana global yang mengancam.
Sejarah Jam Kiamat
Istilah Jam Kiamat pertama kali diperkenalkan pada tahun 1947, pasca-Perang Dunia II. Pada masa itu, sekelompok ilmuwan yang terlibat dalam Proyek Manhattan—program pengembangan bom atom selama perang—mulai khawatir dengan dampak dari senjata nuklir yang mereka ciptakan.
Jam Kiamat kemudian dikelola oleh Bulletin of the Atomic Scientists (Buletin Ilmuwan Atom), yang didirikan pada tahun 1945 oleh ilmuwan terkemuka seperti Albert Einstein dan J. Robert Oppenheimer. Jam ini menggunakan simbol "kiamat" (tengah malam) dan idiom "ledakan nuklir" (hitungan mundur ke nol) untuk menyampaikan ancaman global yang dihadapi manusia.
Jam Kiamat diatur setiap tahun oleh Dewan Sains dan Keamanan Buletin, dengan berkonsultasi bersama para peraih Nobel dan ilmuwan terkemuka. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran dunia tentang ancaman teknologi buatan manusia terhadap peradaban dan planet kita.
Ketika pertama kali dipublikasikan, Jam Kiamat diatur pada 7 menit menjelang tengah malam. Sejak saat itu, jarum jam terus dimajukan atau dimundurkan, bergantung pada kondisi dunia.
Baca Juga: Bencana Alam dan Peran Pemerintah dalam Penanggulangan Cepat
Jam Kiamat di Tahun 2024 dan 2025
Menurut situs resmi thebulletin.org, pada tahun 2024 jarum Jam Kiamat bergerak semakin mendekati tengah malam, yaitu dari 90 detik menjadi 89 detik ke tengah malam. Ini adalah posisi terdekat sepanjang sejarah Jam Kiamat, mencerminkan tren ancaman global yang semakin memprihatinkan.
Buletin Ilmuwan Atom menekankan bahwa meskipun tanda-tanda bahaya sudah jelas, baik para pemimpin dunia maupun masyarakat belum mengambil tindakan yang cukup untuk mengubah arah. Mereka berharap para pemimpin dunia segera menyadari kesulitan eksistensial yang dihadapi umat manusia dan mengambil langkah berani untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan oleh senjata nuklir, perubahan iklim, serta teknologi biologis yang berpotensi disalahgunakan.
Fungsi Jam Kiamat
Jam Kiamat bukan sekadar simbol; ia memiliki tujuan besar. Jam ini dirancang untuk membangkitkan kesadaran global terhadap ancaman yang sedang kita hadapi, sekaligus mendorong tindakan politik dan diplomatik untuk mengurangi risiko global.
Dengan Jam Kiamat yang semakin mendekati tengah malam, pertanyaannya adalah: Apakah kita akan bertindak cukup cepat untuk menghindari bencana?
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
Terkini
-
7 Rekomendasi Sunscreen untuk Pengendara Motor Sesuai Jenis Kulit
-
Bacaan Doa 'Allahumma Bariklana Fi Rajaba' Lengkap dengan Artinya
-
Kekayaan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang Pilih Jadi Petani Ketimbang Menteri Kepolisian
-
4 Pilihan Lipstik Lokal Anti-Geser untuk Pemakaian Sehari-hari
-
Alur Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan: Panduan agar Tidak Salah Langkah
-
Sertifikat Tanah Elektronik Apakah Wajib Dibuat Mulai 2026?
-
7 Gamis Terbaru 2026 Simple Elegan, Rompi Lepas Akan Jadi Tren!
-
POLLING: Mudik 2026 Kamu Naik Apa?
-
5 Krim Malam Lokal untuk Atasi Kulit Kendur Usia 50 Tahun ke Atas, Mulai dari Rp20 Ribuan
-
Dari Jalur Ringan Hingga Ekstrem: Ini Dia Sepatu Hiking Terbaru yang Dirancang untuk Semua Tantangan