Suara.com - Bulan Ramadan adalah waktu yang penuh berkah bagi umat Islam. Selain menunaikan ibadah puasa, umat Muslim juga berusaha meningkatkan kualitas ibadah lainnya. Namun, banyak pasangan suami istri yang masih bingung mengenai aturan hubungan intim saat menjalankan puasa, khususnya apakah hubungan intim setelah imsak dapat membatalkan puasa atau tidak.
Imsak sendiri adalah waktu yang menandai batas akhir untuk makan sahur sebelum memulai puasa. Secara bahasa, imsak berarti menahan diri. Dalam konteks puasa, imsak adalah waktu kehati-hatian sebelum azan Subuh dikumandangkan, tetapi bukan berarti puasa sudah dimulai. Puasa baru akan dimulai setelah azan Subuh berkumandang.
Hubungan Intim Setelah Imsak Apakah Membatalkan Puasa?
Berdasarkan ajaran Islam, hubungan intim antara suami istri merupakan hal yang halal dilakukan pada malam hari selama bulan Ramadan. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur’an:
"Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri-istrimu; mereka adalah pakaian bagimu dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka", (QS Al-Baqarah: 187)
Namun, yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana jika hubungan intim dilakukan setelah waktu imsak tetapi sebelum azan Subuh? Hubungan intim setelah imsak apakah membatalkan puasa? Jawabannya adalah tidak membatalkan puasa, selama hubungan tersebut selesai sebelum azan Subuh berkumandang.
Imsak sendiri hanyalah sebagai peringatan untuk segera menyudahi makan sahur, bukan sebagai batasan awal berpuasa. Oleh karena itu, hubungan suami istri setelah imsak masih diperbolehkan, asalkan sudah selesai sebelum azan Subuh.
Apa yang Terjadi Jika Hubungan Intim Dilakukan Setelah Azan Subuh?
Jika hubungan suami istri dilakukan setelah azan Subuh atau saat sudah masuk waktu puasa, maka hal ini termasuk dalam tindakan yang membatalkan puasa. Dalam Islam, berhubungan suami istri di siang hari saat puasa Ramadan memiliki konsekuensi yang berat, yaitu wajib membayar kaffarah, selain harus mengganti puasanya. Kaffarah yang harus dilakukan adalah:
- Memerdekakan seorang budak (jika ada, namun ini sudah tidak berlaku di zaman sekarang).
- Jika tidak mampu, maka harus berpuasa selama dua bulan berturut-turut.
- Jika masih tidak mampu, maka wajib memberi makan 60 orang miskin.
Hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim menyebutkan tentang seseorang yang datang kepada Nabi SAW mengaku telah berhubungan intim dengan istrinya di siang hari bulan Ramadan, lalu Nabi menjelaskan kaffarah tersebut.
Baca Juga: Puasa Lancar Tanpa GERD, Ini Rahasia Pola Makan yang Benar untuk Penderita Asam Lambung
Bagaimana Jika Belum Selesai Mandi Junub Saat Azan Subuh?
Terkadang, pasangan suami istri yang berhubungan sebelum Subuh belum sempat mandi junub saat azan berkumandang. Dalam hal ini, puasanya tetap sah, asalkan hubungan intim sudah selesai sebelum Subuh. Mereka hanya perlu segera mandi junub sebelum melaksanakan salat Subuh. Hal ini sesuai dengan hadis Aisyah RA yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah dalam keadaan junub saat Subuh karena berhubungan dengan istrinya di malam hari, tetapi beliau tetap berpuasa.
Untuk menghindari keraguan dalam menjalankan ibadah puasa, pasangan suami istri sebaiknya mengatur waktu dengan baik, jangan menunggu terlalu dekat dengan waktu Subuh untuk menghindari kebingungan. Bisa juga menggunakan alarm atau pengingat agar memiliki waktu cukup sebelum azan Subuh. Selain itu, sebaiknya langsung mandi junub setelah berhubungan agar tidak terburu-buru saat waktu salat Subuh tiba.
Waktu Imsak dan Cara Menentukannya
Menurut buku All About Ramadan: Teman Setia Menikmati Ibadah karya Rosidin dan Risalah Shaum: Telaah Kritis atas Sunnah-sunnah dan Bid'ah-bid'ah karya Wawam Shofwan Sholehuddin, secara bahasa imsak berarti menahan diri atau batas waktu memulai puasa.
Sementara itu, secara istilah, imsak adalah waktu di mana umat Islam mulai menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa, yang dimulai sejak terbit fajar hingga terbenam matahari, dengan niat karena Allah SWT.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
5 Sepatu Running Lokal Rp200 Ribuan Terbaik, Kualitas Juara Bukan Barang Abal-abal
-
4 Rekomendasi Bedak Padat Translucent yang Ringan dan Bikin Makeup Flawless
-
4 Zodiak Paling Beruntung 6 Mei 2026: Siap-siap Uang Bertambah dan Cinta Bersemi
-
Cushion Barenbliss Harga Berapa? Ini Update Terbaru dan 3 Rekomendasinya
-
Apa Beda Undertone dan Skintone? Kunci agar Tak Salah Pilih Makeup hingga Pakaian
-
5 Sifat Orang yang Lahir di Bulan Mei, Tenang tapi Penuh Keteguhan
-
Achmad Zaky Dorong Pertukaran Pelajar IndonesiaMalaysia: Pendidikan adalah Investasi Terbesar
-
7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
-
Fungsional dan Eco-Friendly, VIVAIA Hadirkan Koleksi Kolaborasi dengan Seniman Prancis
-
5 Rekomendasi Sepatu Running Lokal Wanita, Ringan dan Terjangkau untuk Lari