Biasanya, lethok disajikan dengan nasi hangat, lodeh, atau sebagai pelengkap ketupat.
2. Sego Tiwul
Meskipun lebih dikenal sebagai makanan pokok masyarakat pedesaan, Sego Tiwul juga kerap hadir saat Lebaran, terutama di keluarga yang ingin menghadirkan nuansa tradisional.
Sego tiwul terbuat dari singkong yang dikeringkan (gaplek), kemudian ditumbuk halus dan dikukus hingga mengembang.
Bahan utama:
Gaplek (singkong kering)
Air secukupnya
Kelapa parut (sebagai pelengkap)
Gula kelapa atau gula pasir (opsional)
Baca Juga: Sambut Lebaran, Larassati Kusnandar Bicara Soal Tradisi Keluarga Sampai Pasangan
Sego tiwul biasanya disajikan dengan lauk seperti sayur lodeh, urap, atau bahkan sambal lethok untuk menambah cita rasa khas Ngawi.
3. Ledre Pisang
Ledre merupakan camilan khas Ngawi yang sering disajikan saat Lebaran sebagai teman minum teh atau kopi.
Kue ini memiliki tekstur renyah dan rasa manis legit dari pisang raja yang menjadi bahan utamanya.
Bahan utama:
Pisang raja matang
Tepung beras
Gula pasir
Santan
Garam
Ledre dibuat dengan cara mencampur semua bahan hingga membentuk adonan cair, kemudian dipanggang tipis di atas wajan datar.
Hasil akhirnya berupa kue tipis yang renyah dan wangi dengan rasa manis alami dari pisang.
4. Sayur Lodeh Khas Ngawi
Sayur lodeh hampir selalu hadir dalam perayaan Lebaran di Ngawi, baik sebagai teman ketupat atau nasi. Namun, yang membedakan sayur lodeh khas Ngawi adalah penggunaan kluwih (sejenis buah yang mirip nangka muda) dan santan yang lebih kental, sehingga memberikan cita rasa lebih gurih dan pekat.
Bahan utama:
Kluwih atau nangka muda
Terong
Labu siam
Santan kental
Cabai merah dan cabai hijau
Bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, lengkuas, dan daun salam.
Sayur lodeh khas Ngawi ini memiliki rasa yang gurih, sedikit pedas, dan berpadu sempurna dengan ketupat atau sego tiwul.
Kuliner khas Lebaran di Ngawi memang memiliki cita rasa yang khas dan kaya akan rempah.
Dari sambal lethok yang menggugah selera, sego tiwul yang autentik, ledre yang renyah, hingga sayur lodeh khas dengan kluwih, semuanya menjadi bagian dari tradisi yang terus lestari.
Bagi perantau asal Ngawi, mencicipi kuliner ini saat Lebaran bisa menjadi cara untuk mengenang kampung halaman.
Jadi, jika berkesempatan merayakan Lebaran di Ngawi, jangan lewatkan untuk menikmati sajian khas ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Jangan Sembarangan! Ini Cara Aman Menyimpan Gas Portable yang Sudah Dibuka
-
Harga dan Review ASICS Novablast 5, Direkomendasikan dr. Tirta untuk Long Run
-
Apa Tanda Haji Mabrur? Ini Ciri-cirinya Menurut Hadis Rasulullah
-
Bukan Hanya untuk Petualang, Perlengkapan Multifungsi Kini Jadi Bagian Gaya Hidup Urban
-
2 Rekomendasi Setrika Panasonic Andalan, Pakaian Licin Sekali Gosok
-
4 Sepatu Wanita Tanpa Tali dari Brand Lokal, Praktis Dipakai dan Tetap Modis
-
Tips Memilih dan 5 Rekomendasi Bedak yang Makin Berkeringat Semakin Bagus
-
6 Moisturizer Mengandung Retinol untuk Malam Hari, Kulit Halus Bebas Kerut
-
7 Lipstik Transferproof untuk Kamu yang Aktif Seharian, Anti Ribet Touch Up
-
Kenali 7 Ciri-Ciri Travel Umrah Bodong, Jangan Langsung Tergiur Promo dan Harga Murah