“Merek yang otentik dapat membangun koneksi emosional dengan pelanggan, serta meningkatkan loyalitas dan kedekatan. Dalam era digital, keterampilan kreatif sangat penting untuk kegiatan pemasaran, membangun kepercayaan, dan mendorong pertumbuhan usaha.”ujar Berni Moestafa, Kepala Kebijakan Publik, Meta di Indonesia.
Melalui sesi ini, peserta diajak memahami bagaimana membuat konten visual yang menarik, merancang kampanye promosi digital yang tepat sasaran, serta mengukur efektivitas strategi pemasaran melalui berbagai platform sosial.
Program Perintis Berdaya 2025: Kolaborasi Multi-Sektor untuk pelaku usaha yang Tangguh
Leontinus Alpha Edison, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Perlindungan Pekerja Migran, menegaskan pentingnya kolaborasi multi-sektor dalam mendukung pelaku usaha menghadapi era digital.
"Kolaborasi antara pemerintah, industri, dan masyarakat menjadi fondasi penting bagi penguatan ekosistem pelaku usaha. Melalui Bootcamp Perintis Berdaya, pelaku usaha dapat memperoleh akses terhadap pengetahuan dan keterampilan yang relevan, mulai dari literasi digital, strategi pemasaran daring, hingga penguatan branding. Hal ini akan membantu mereka tumbuh lebih adaptif, inovatif, dan mampu bersaing di pasar global," ujarnya
Program Perintis Berdaya 2025 merupakan salah satu bentuk upaya Kemenko PM dalam memperkuat ekosistem pemberdayaan pelaku usaha UMKM, Koperasi, serta pelaku usaha Ekonomi Kreatif melalui kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, industri, dan masyarakat.
Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan solusi yang tepat bagi pelaku usaha agar dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
Kehadiran para mentor dari perusahaan-perusahaan ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha dalam menghadapi tantangan bisnis di era digital dan meningkatkan kompetensi mereka secara menyeluruh.
Melalui program ini, diharapkan pelaku usaha dapat memperoleh peluang usaha baru yang berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan taraf hidup masyarakat, dan pembangunan ekonomi nasional yang inklusif.
Baca Juga: Women Ecosystem Catalyst Season 2 Dorong Pemberdayaan UMKM Perempuan untuk Kemandirian Ekonomi
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
-
KPK Bakal Panggil Pihak Terkait Kasus Bank BJB, Termasuk Aura Kasih?
-
Jakarta Diguyur Hujan Deras Lagi: Puluhan RT di Jaksel Kembali Terendam, Petogogan Paling Parah
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
Terkini
-
Epson Lifestudio Jawab Tren Hiburan Fleksibel di Era Mobilitas Tinggi
-
5 Serum untuk Atasi Bopeng Bekas Jerawat agar Wajah Kembali Mulus
-
5 Sepatu Hoka Diskon 50 Persen di Sports Station pada Februari 2026
-
Mengenal Kiswah Kain Suci Penutup Kabah yang Dikirim Eksklusif ke Jeffrey Epstein
-
Ada Nama Sri Mulyani di Dokumen Jeffrey Epstein Files, Ternyata Ini Isinya!
-
Libur Sekolah Puasa Ramadan 2026 Berapa Hari? Cek Jadwal Lengkapnya
-
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
-
7 Parfum Extrait de Parfume di Indomaret Wangi Awet sampai 16 Jam, Harga Mulai Rp30 Ribuan
-
12 Ide Self Reward untuk Apresiasi Diri bagi Pekerja Produktif
-
5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh