Suara.com - Lupakan sejenak kisah tentang orang yang kalah dan terlilit utang karena judi online. Di Yogyakarta, terjadi sebuah anomali. Bayangkan, Anda terlalu jago main judi online sampai menang miliaran, saking jagonya, bandar judol yang seharusnya bergelimang uang malah menangis dan lari mengadu ke polisi. Padahal, judol sendiri ilegal.
Ya, Anda tidak salah baca. Polda DIY baru saja meringkus lima pemuda bukan karena mereka kalah judi, tapi justru karena mereka menang terlalu banyak, dengan total keuntungan ditaksir mencapai Rp 30 miliar. Ini adalah kisah tragikomedi di mana predator (bandar) justru merasa menjadi korban.
Bukan Sekadar Hoki, Tapi Pakai 'Pola Sakti' yang Bikin Sistem Jebol
Kelima pemuda yang diidentifikasi sebagai RDS, EN, DA, NF dan PA ini bukanlah penjudi biasa yang pasrah pada Dewi Fortuna.
“Kami mengamankan 5 orang. Mereka ditangkap saat berjudi," kata AKBP Slamet Riyanto, dikutip hari Selasa (5/8/2025).
"RDS lalu menyuruh 4 karyawannya untuk memasang judi online. RDS ini yang bertugas mencari promosi di situs-situs judol," kata dia lagi.
Menurut pihak kepolisian, RDS berperan sebagai otak dari operasi ini. Tugasnya adalah mencari situs-situs judi online yang menawarkan promosi, kemudian menyiapkan perangkat komputer untuk para karyawannya.
"RDS lalu menyuruh empat karyawannya untuk memasang taruhan di situs judi online tersebut," jelas Slamet, seorang perwira polisi.
Keempat karyawan ini menjalankan modus operandi yang spesifik. Setiap hari, mereka diwajibkan membuat dan memainkan 10 akun baru untuk satu komputer. Dengan total empat unit komputer, sindikat ini bisa mengoperasikan hingga 40 akun baru setiap harinya.
Baca Juga: PPATK Waspadai Lonjakan Transaksi Judi Online: Naik 206 Persen dalam Setahun
Polisi mengungkap alasan mereka terus menggunakan akun baru. Taktik ini sengaja dilakukan karena mereka menemukan bahwa persentase kemenangan (win rate) pada akun baru cenderung lebih tinggi, yang merupakan trik dari pihak bandar untuk menarik pemain.
Setelah berhasil mendapatkan kemenangan dalam jumlah besar dari satu akun, mereka akan langsung melakukan penarikan dana (withdraw) dan tidak lagi menggunakan akun tersebut.
Untuk mengelabui sistem keamanan situs dan menyamarkan jejak, RDS juga membekali komplotannya dengan puluhan hingga ratusan kartu SIM baru untuk proses registrasi akun.
Melalui modus operandi ini, RDS mampu memberikan gaji kepada setiap karyawannya sebesar Rp 1 juta hingga Rp 1,5 juta per minggu, dengan total omzet sindikat yang diperkirakan bisa mencapai Rp 50 juta per bulan.
Puncak Komedi: Bandar Judol Lapor Polisi
Inilah bagian paling menggelitik dari seluruh drama ini. Siapa yang melaporkan kelima pemuda ini ke polisi? Bukan istri yang marah, bukan tetangga yang iri. Pelapornya adalah pihak pengelola platform judi online itu sendiri.
Berita Terkait
-
5 Penjudi Dicokok Polisi Gegara Rugikan Bandar, Publik Geleng-geleng: Makin Konyol Hukum di Sini
-
Polisi Tangkap 5 Pemain Judol karena Rugikan Bandar, Kuto Aji sampai Terheran-heran
-
Gerakan Kolektif Ini Dorong Publik Aktif Lawan Judi Online, Bagaimana Caranya?
-
Cara RDS Si Dalang Sindikat Judol Bikin Bandar Rugi Besar, Pakai Strategi Canggih
-
PPATK Waspadai Lonjakan Transaksi Judi Online: Naik 206 Persen dalam Setahun
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
7 Parfum Extrait de Parfume di Indomaret Wangi Awet sampai 16 Jam, Harga Mulai Rp30 Ribuan
-
12 Ide Self Reward untuk Apresiasi Diri bagi Pekerja Produktif
-
5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
-
Arti Tersembunyi Kata Pizza di Epstein Files, Benarkah Kode Pedofilia?
-
Link ASN Digital dan Cara Login MyASN, Apa Saja Keunggulannya?
-
1 Ramadan 2026 Tanggal Berapa? Ini Keputusan Pemerintah, NU, dan Muhammadiyah
-
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
-
Salah Pilih Warna Lipstik Bisa Bikin Wajah Tua, Ini 6 Pilihan Shade agar Terlihat Awet Muda
-
Cara Aktivasi MFA ASN Digital, Apa Fungsinya? Ini Panduan Lengkapnya
-
7 Sepatu New Balance Diskon 50 Persen di Sports Station Edisi Februari 2026