“Cukup sudah. Aku siap bangkit dan menuntut pertanggungjawaban yang kita semua dambakan,” ujar Junaid dalam pernyataannya.
Tantangan Finansial
Meski demikian, langkah hukum lintas negara tentu bukan perkara mudah. Junaid mengakui bahwa kendala terbesar ada pada biaya hukum yang besar, mulai dari pengacara hingga administrasi internasional.
Untuk mengatasi hal itu, ia melakukan strategi unik dengan menjual 10 karya seni orisinal beresolusi tinggi bertema merah-putih.
Setiap karya dijual dengan harga USD 5 atau sekitar Rp82 ribu. Langkah ini menjadi bentuk crowdfunding yang diharapkan bisa membantu biaya pengacara sekaligus memberi manfaat bagi pendukungnya.
Junaid menegaskan bahwa jika dana yang dibutuhkan terkumpul, ia akan segera menyewa pengacara, mengajukan gugatan resmi, dan hadir di pengadilan,
Ia juga memberi kebebasan penuh kepada pembeli karya seninya untuk menggunakan atau bahkan menjual kembali karya tersebut tanpa perlu membayar royalti tambahan.
Kasus Junaid Miran menjadi contoh nyata bagaimana isu hak cipta digital kian mendapat perhatian besar. Dari seorang seniman independen di Pakistan, namanya kini mendunia setelah melawan dugaan pelanggaran karya dalam film.
Bagi publik, kisah ini menjadi pengingat pentingnya menghargai hak cipta dan memberi apresiasi kepada kreator. Bagi Junaid, ini bukan hanya soal uang, melainkan tentang keadilan bagi seniman kecil yang sering kali karyanya terabaikan.
Baca Juga: Memahami Rosemary's Baby Versi Pria dari Gambaran Film
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi Film Indonesia Bertema Korupsi di Kepolisian
-
Trailer Film The Woman in Cabin 10: Menguak Kematian Wanita Misterius
-
Menyimak Kegelisahan Garin Nugroho dalam Film Siapa Dia
-
5 Fakta Menarik Film Rumah untuk Alie, Lagi Masuk Top 10 Netflix
-
Trauma Center: Ketika Rumah Sakit Berubah Menjadi Arena Pertarungan Hidup Mati
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Lampung Kian Ramai, Hotel Transit Modern Jadi Kebutuhan Wisatawan dan Pebisnis
-
Punya SPPG Untung Berapa? Lahan Basah Dadan Hindayana Korupsi Dapur MBG
-
4 Shio Paling Beruntung dan Panen Rezeki pada 4 Juni 2026: Ada Kuda hingga Monyet
-
5 Minyak Kemiri untuk Mengatasi Rambut Rontok, Bantu Menguatkan Akar dan Bikin Tebal
-
Bedak Padat yang Bagus Merek Apa? Ini 7 Pilihan Terbaik yang Sudah BPOM
-
Hangat dan Playful, Karakter Gemas Zo&Friends Hadir dalam Koleksi Fashion Baru
-
Dadan Hindayana dari Partai Apa? Eks Kepala BGN yang Dijemput Kejagung
-
Berapa Lama Menumbuhkan Rambut Pakai Minyak Kemiri? Ini Penjelasan dan Faktanya
-
4 Sepatu Lokal Aerostreet Paling Laris di Shopee, Cek Review dan Harganya
-
Nanik S Deyang Lulusan Mana? Ini Pendidikan Kepala BGN yang Baru