- Kabar pencairan BSU senilai Rp600.000 pada September 2025 belum resmi dikonfirmasi
- Meskipun demikian, peluang program BSU berlanjut
- Terdapat 3,8 juta pekerja yang masih menunggu pencairan bantuan
Suara.com - Bantuan Subsidi Upah (BSU) senilai Rp600.000 menjadi topik hangat di kalangan pekerja. Muncul kabar bahwa BSU akan kembali dicairkan pada September 2025.
Isu ini disambut antusias, terutama oleh mereka yang belum menerima bantuan pada tahap sebelumnya. Namun, apakah kabar ini benar? Mari kita telusuri lebih dalam.
Fakta di Balik Kabar Pencairan BSU September 2025
Program BSU merupakan salah satu dari lima paket stimulus ekonomi yang diluncurkan oleh pemerintah Presiden Prabowo Subianto. Bantuan ini diberikan kepada pekerja atau buruh dengan gaji di bawah Rp3.5 juta per bulan.
Besaran bantuan adalah Rp300.000 per bulan selama dua bulan, sehingga totalnya menjadi Rp600.000 yang dibayarkan sekaligus.
Menurut data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) per 15 Juli 2025, sebanyak 13.189.660 pekerja sudah menerima BSU. Sementara itu, target penerima yang ditetapkan pemerintah adalah 17 juta pekerja. Ini berarti masih ada sekitar 3,8 juta pekerja yang belum mendapatkan bantuan.
Meskipun banyak yang berharap BSU cair lagi, hingga saat ini Kemnaker belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait pencairan BSU tahap berikutnya.
Peluang Kelanjutan Program BSU
Meski belum ada kepastian, peluang kelanjutan program BSU di kuartal III dan IV tahun 2025 cukup besar. Analis Kebijakan Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Riznaldi Akbar, menyatakan bahwa kelanjutan BSU sangat mungkin dilakukan.
Baca Juga: CEK FAKTA: Presiden Prabowo Cairkan Bansos Rp 7 Juta per NIK, Benarkah?
Namun, saat ini pemerintah masih dalam tahap pembahasan, termasuk alokasi anggaran dan penyesuaian teknis administrasi. Kemenkeu mengimbau masyarakat untuk bersabar dan menunggu pengumuman resmi.
Bagi Anda yang menunggu pencairan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan:
1. Pantau Informasi Resmi :Selalu ikuti informasi terbaru dari sumber resmi, yaitu Kemnaker dan Kemenkeu, baik melalui situs web maupun akun media sosial mereka.
2. Cek Status Secara Berkala: Anda bisa mengecek status penerima BSU melalui tiga kanal resmi yang disediakan:
- Situs Web Kemnaker: Kunjungi situs bsu.kemnaker.go.id, lalu masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan kode verifikasi.
- Aplikasi Pospay: Masuk ke aplikasi, pilih menu bantuan pemerintah, dan masukkan NIK untuk melihat status Anda.
- Aplikasi JMO (Jamsostek Mobile): Buka aplikasi JMO, login dengan akun BPJS Ketenagakerjaan, lalu masuk ke menu bantuan pemerintah.
3. Siapkan Dokumen: Pastikan data kependudukan (NIK) dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Anda terdaftar dan valid. Jika Anda merasa berhak tetapi belum menerima, simpan semua bukti administrasi pekerjaan dan laporkan melalui kanal pengaduan resmi.
Peluang pencairan BSU Rp600.000 pada kuartal III dan IV 2025 memang terbuka, tetapi tanggal pastinya belum ditetapkan. Kemenkeu juga menekankan bahwa evaluasi dari pelaksanaan sebelumnya akan menjadi dasar kajian untuk kelanjutan program.
Berita Terkait
-
Apakah September Ada? Ini Cara Cek BSU BPJS Ketenagakerjaan Biar Siap Cair
-
Bambang Tanoesoedibjo Tersangka Kasus Bansos, Intip Harta Kakak Hary Tanoe: Punya Utang Rp834 M!
-
KPK Tak Gentar Digugat Praperadilan Kakak Hary Tanoe: Penetapan Tersangka Sudah Sesuai Prosedur!
-
Bos DNR Logistics Rudy Tanoe Resmi Jadi Tersangka KPK, Langsung Lawan Lewat Praperadilan
-
BSU September 2025: Trending di Google, Pencairan untuk Guru, & Waspada Penipuan
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
100 Ribu Jemaah Diperkirakan Padati Monas, Kemenag Minta Peserta Zikir Kebangsaan Datang Lebih Awal
-
IHSG Masih Perkasa di Level 6.200, Saham TINS Diincar
-
Today History 31 Juli, Calon Astronot Wanita Pertama Asia Lahir hingga Naruto Shippuden Rilis
-
Siswi SD Peraih Emas Olimpiade Asia Dihadiahi Rumah hingga Beasiswa oleh Gubernur Bobby
-
Dari Distro ke Pasar Global, Ini Rahasia Brand Lokal Asal Banyuwangi
-
Dorong Transformasi Satpol PP, Sekjen Kemendagri Tegaskan Pentingnya Pendekatan Humanis
-
Pilot Malaysia Sudah Langganan Selundupkan Narkoba, Dibayar Rp220 Juta Sekali Kirim
-
Survei: Kopi Tetap Jadi Favorit, Tren Minuman Siap Saji Terus Tumbuh
-
Usung Genre Romcom, Drama Korea-Jepang 'Merry Berry Love' Tayang Oktober
-
AS Selidiki Keterlibatan Peretas Iran dalam Serangan Siber Fasilitas Air Minnesota