Tak puas dengan gelar magister, ia kembali ke Tanah Air untuk studi lagi di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta mengambil jurusan Ilmu Politik.
Disertasi yang M Qodari tulis tak jauh dari dunia politik yang baru ia tekuni, yakni fenomena Split-Ticket Voting (pemilih membelah suara) pada Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014.
2. Pendiri salah satu lembaga survei ternama
M Qodari juga ternyata adalah sosok di balik lembaga survei independen Indo Barometer.
Lembaga survei tersebut banyak merilis penelitian terkait kondisi isu sosial dan politik.
M Qodari berperan sebagai pendiri sekaligus Direktur Eksekutif lembaga tersebut.
3. Gagas Jokowi 3 Periode
Pria kelahiran Palembang, Sumatera Selatan ini juga sempat membuat heboh pada masa-masa Pemilihan Presiden 2024.
Ia mengusulkan agar Jokowi kembali lagi menjabat, sehingga menambah satu periode kepemimpinannya lagi.
Baca Juga: Pekerjaan M. Qodari Sebelum Jabat KSP, Hartanya Tembus Rp 260 Miliar
Gagasan tersebut terwujud dalam gerakan Jokowi-Prabowo 2024 (Jokpro2024) yang mengusulkan pasangan Joko Widodo dan Prabowo Subianto untuk Pemilu 2024.
JokPro2024 disambut dengan kontroversi, hingga menerima kritik dari berbagai tokoh dan politisi di Indonesia.
4. 'Naik pangkat' dari Wakil KSP menjadi KSP
M Qodari sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Kepresidenan atau Wakil KSP sehingga menjadi tangan kanan Anto Mukti Putranto.
Ia telah menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Kepresidenan sejak 21 Oktober 2024.
5. Bikin Anton Mukti Putranto 'nangis' dan soroti problem perumahan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Kecantikan Masuk Era Regeneratif, Perawatan Kulit Kini Fokus ke Kesehatan Sel Jangka Panjang
-
5 Potret Gaya Hidup Mewah Vanessa Nabila, Wanita yang Dekat dengan Gubernur Ahmad Luthfi
-
Lipstik Orange Cocok untuk Kulit Apa? Ini 5 Pilihan yang Murah dan Bagus
-
6 Shio Paling Beruntung pada Rabu 13 Mei 2026, Ada Shio Babi dan Kuda
-
Urutan Basic Skincare Wardah untuk Kulit Berjerawat, Wajah Jadi Bersih dan Sehat
-
Organisasi Jepang Gelar Sayembara Cari Rumah Angker di Indonesia, Siapkan Imbalan Rp50 Juta
-
Zulfan Hasdiansyah Bagikan Wawasan di Middle East Youth Summit 2026
-
YBB Umumkan Pemenang Middle East Youth Summit 2026 di Makkah
-
Dialami Ayu Aulia, Benarkah Aborsi Bisa Sebabkan Wanita Kehilangan Rahim?
-
Di Tengah Penatnya Jakarta, Nyanyi Bareng Jakarta Bangun Komplek Digital untuk Saling Terhubung