Meski tidak banyak yang bisa diketahui tentang informasi terkait kehidupan pribadinya, tetapi publik sudah memiliki pandangan sendiri terkait kasus ini.
Untuk bisa menggunakan jasa speedboat yang ditumpanginya, Jamaludin bahkan diketahui harus membayar tarif sebesar Rp5.000.000.
Uang itu digunakan untuk ongkos perjalanan speedboat hingga ke titik perbatasan laut, tempatnya diminta berenang ke pantai Singapura.
Langkah Pemerintah Indonesia
Dilaporkan bahwa pemerintah, melalui BP2D Kepri, masih terus melakukan pelacakan identitas asli Jamaludin.
Lembaga tersebut telah mencoba menghubungi Konsulat Singapura di Batam serta Kementerian Luar Negeri RI untuk memastikan hal ini.
Namun demikian hingga saat ini identitas Jamaludin masih simpang siur dan belum dapat dipastikan. Belum ada data yang cocok pada direktori milik pemerintah daerah.
Nama Taipabu yang ia miliki dikatakan justru lebih dekat dengan wilayah Wakatobi, Sulawesi Tenggara, dan bukan nama warga Melayu.
Pemerintah Indonesia hingga saat ini masih menunggu kepastian data kependudukan Jamaludin sebelum mengambil langkah pemulangan dirinya. Upaya ini terus dilakukan agar WNI tersebut dapat segera kembali ke keluarganya.
Baca Juga: Mengupas MDIS: Kampus Singapura Tempat Gibran Raih Gelar Sarjana, Ijazahnya Ternyata dari Inggris!
Itu tadi sekilas tentang siapa Jamaludin, sosok WNI yang nekat renang ke Singapura untuk mencari kerja dan akhirnya tertangkap.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seberapa Besar Kontribusi Ajang MotoGP ke Perekonomian
-
Bursa Mineral Segera Meluncur, OJK Buka Lowongan Kerja
-
Kata-kata Justin Hubner Yakinkan Ole Romeny Mudik ke Liga Belanda Bersama Fortuna Sittard
-
Gary Neville Kritik Taktik dan Komentar Tuchel soal 'DNA Inggris' Usai Tersingkir dari Piala Dunia
-
MBG Berpotensi Lebih Menguntungkan Tengkulak daripada Petani
-
5 Film dan Serial Romantis Netflix Paling Banyak Ditonton Sepanjang 2026
-
Final Piala Dunia 2026 Terancam Kabut Asap, Duel Argentina vs Spanyol dalam Ancaman Kebakaran Hutan
-
Kerap Jadi Sorotan, Ini Tugas dan Fungsi Jampidsus Serta 7 Jaksa Agung Muda di Kejagung
-
Igor Tolic Mengikhlaskan Frans Putros Pergi dari Persib Bandung
-
Tren Curhat ke AI Meningkat, Pakar Ingatkan Jangan Bagikan Data Pribadi