- Indonesia Seaweed Initiative, kolaborasi lintas sektor, bertujuan optimalkan potensi rumput laut.
- Lebih dari 187 juta penduduk Indonesia tinggal di wilayah pesisir, namun sebagian besar masih bergantung pada ekonomi subsisten.
Sementara Meizani Irmadhiany, Executive Chair Konservasi Indonesia, menekankan pentingnya pelibatan komunitas pesisir.
“Inisiatif ini tidak hanya fokus pada aspek teknis, tapi juga menempatkan masyarakat sebagai bagian penting terciptanya ketahanan lingkungan jangka panjang,” ujarnya.
4. Pesisir sebagai Penggerak Ekonomi Baru
Lebih dari 187 juta penduduk Indonesia tinggal di wilayah pesisir, namun sebagian besar masih bergantung pada ekonomi subsisten.
Melalui penguatan kapasitas petani, peningkatan peran perempuan, dan dukungan UMKM, Indonesia Seaweed Initiative ingin mengubah potensi ini menjadi kekuatan ekonomi yang nyata.
5. Menuju Ekonomi Laut yang Inklusif dan Berdaya Saing Global
Dengan pendekatan lintas sektor, inisiatif ini bukan hanya menjawab permintaan pasar global, tetapi juga membuka jalan bagi Indonesia menjadi pemimpin ekonomi biru dunia.
Seperti disampaikan Shinta Kamdani, “Rumput laut harus dilihat sebagai komoditas strategis nasional, bukan hanya untuk nilai ekspor, tapi untuk memperkuat rantai pasok domestik dan membangun ekonomi berkelanjutan.”
Dari laut, peluang baru ekonomi Indonesia tengah tumbuh. Dengan kolaborasi sains, industri, dan masyarakat, hilirisasi rumput laut bisa menjadi langkah nyata menuju masa depan ekonomi biru yang inklusif, tangguh, dan lestari.
Baca Juga: Mengandung Racun Berbahaya, Inilah 7 Daftar Ikan Laut yang Tidak Aman Dikonsumsi
Berita Terkait
-
Siapa Mas Laut? El Putra Sarira Disebut Cocok Perankan Tokoh Laut Bercerita
-
Gelombang Panas Laut Melemahkan Kemampuan Laut Menyerap Karbon: Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Luas Es Laut Antartika Catat Titik Terendah Ketiga dalam 47 Tahun
-
Kemeriahan Pesta Nelayan Mamuju, Sulawesi Barat
-
Biznet Garap Proyek Kabel Laut BNCS-2, Siapkan Internet dari Jawa hingga Sulawesi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
Terkini
-
5 Bedak Lokal untuk Tutupi Flek Hitam dan Pori-Pori Besar Usia 40 Tahun ke Atas
-
Skincare Lokal Makin Dekat, Kini Lebih Mudah Ditemukan di Banyak Daerah
-
5 Rekomendasi Skincare Wardah yang Cocok untuk Remaja, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
5 Rekomendasi Vitamin Terbaik saat Flu untuk Jaga Imun Orang Dewasa
-
7 Rekomendasi Krim Malam Untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
-
Berapa Gaji Noe Letto yang Baru Dilantik Jadi Tenaga Ahli DPN? Segini Kisarannya
-
5 Sunscreen Serum SPF 50 untuk Usia Matang, Bye-bye Kusam dan Flek Hitam
-
Rekam Jejak Noe Letto dan Frank Hutapea yang Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional
-
5 Setrika Anti Lengket Terbaik 2026 untuk Pakaian Setengah Kering saat Musim Hujan
-
Silsilah Noe Letto, Putra Cak Nun Dilantik Jadi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional